Kamis, 18 Oktober 2012

Milestone Baby Nararya

Terakhir posting tentang proses persalinan Baby Nara.. Sekarang baby Nara udah mau 4 bulan, mamanya baru bikin postingan lagi.. duuuh betapa malasnya si mama ini.. 

Yup, baby Nara memang sudah hampir 4 bulan usianya.. Perjuangan memberi ASI di 4 bulan pertama ini alhamdulillah masih mulus, ASI lancar, stok terjaga sekitar 120 botol @ 100 ml di freezer yang terus dirolling setiap hari, Nara juga mimik ASI nya pinter, lewat botol maupun nen langsung.. Mudah2an ga terjadi bingung puting seperti masa Ayrra dulu. Amin.

Apa aja record yang bisa mama catat di hampir 4 bulan pertama nya Nara?
Untuk berat, tinggi dan catatan imunisasinya, yang bisa mama catat adalah sbb :

22 Jun 2012 : Lahir dengan berat 3.820 kg dan panjang 51 cm
26 Jun 2012 : Pulang dari RS Pd Indah dengan berat 3.700 kg dan sudah divaksinasi Hep B yang pertama
21 Jul 2012 : Usia 1 bulan, berat 5.430 kg dan panjang 57 cm, vaksinasi Hep B yang kedua dan Polio 1
4 Aug 2012 : Usia 43 hari, vaksinasi BCG
23 Aug 2012 : Usia 2 bulan, berat 6.570 kg panjang 60 cm, vaksinasi simultan DPT 1, Polio 2, HIB 1 
 22 Sep 2012 : Usia 3 bulan, berat 7.510 kg dan panjang 66 cm, vaksinasi Rotarix untuk Rotavirus

Alhamdulillah, kenaikan berat badan dan penjang Baby Nara sangat signifikan. Mungkin menginjak di bulan ke empat nya sekarang sudah 8 kg-an beratnya. Mudah2an ASI mama bisa terus membantu perkembangan positif adek Nara. Amin.
Oh iya, di usia menginjak 4 bulannya, adek Nara sudah pintar tengkurap dan membalik dari posisi tengkurap ke telentang. Milestone yang cukup menggembirakan bagi mama, karena dulu kakak Ayrra baru 5 bulan bisa membalikkan badannya. Bukan mau membanding2kan anak2, tetapi setiap anak pasti punya kelebihan dan kekurangannya masing2, dimana kita sebagai orang tua harus bisa menyikapinya dengan bijak. Kalau soal mengoceh, kakak Ayrra lah jagoannya. Banyak sekali celotehannya mulai dari usia 3 bulan yang mama rekam.

Trus, apa lagi lucunya adek Nara..?? Nah biar foto saja yang berbicara kalau soal ini. Yang pasti, doa mama dan papa, semoga adek Nara sehat selalu dan bisa semakin baik perkembangannya. Amin.







 

Selasa, 25 September 2012

Welcoming Baby #2 : ARZACHEL NARARYA RENDY

#Usap-usap blog.. bersihin debu dari blog yang ga ditengokin lebih dari 3 bulan#

Alhamdulillah wasyukurillah..

Baby #2 akhirnya lahir tepat seminggu setelah aku cuti melahirkan. Baby #2 yang kami beri nama : Arzachel Nararya Rendy, dipanggil Adek Nara, lahir tanggal 22 Juni 2012, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun kota Jakarta.. hihihi..

Memang karena aku memilih untuk kembali melahirkan secara Sectio, jadi bisa pilih tanggal. Sengaja pilih tanggal 22 Juni, biar gampang diingat saja, dan kebetulan hari Jumat, hari yang sama dengan hari lahir Kakak Ayrra. Usia kehamilanku pun sudah cukup bulan, 38w 5d. Dan menurut Obgyn-ku, jika memang mau Sectio, sebaiknya jangan sampai ada kontraksi terlebih dahulu. Dan alhamdulillah semua lancar.

Jumat pagi itu, subuh-subuh aku sudah berangkat bersama Popo. Bukan langsung ke RSPI, tapi ke kantor Popo dulu untuk absen. Iya, Popo memang sengaja tidak mengambil cuti dari hari Jumat itu, tetapi mengambil cutinya mulai Senin sehingga bisa menemaniku mengurus baby Nara di rumah nantinya. Kakak Ayrra kutinggal di rumah, dengan berbagai pesan kepada pengasuhnya, untuk segera makan dan mandi karena akan menyusulku ke RSPI bersama Opa dan Oma-nya.

Tiba di RS sekitar pukul 09 pagi. Langsung ke bagian Admission untuk mengurus kamar dan memberi advance atas biaya RS. Seperti yang sudah pernah aku tulis disini, perkiraan biaya melahirkan di RSPI untuk kelas VIP dan Sectio adalah sekitar 30-32 juta. Dan kami harus membayar advance-nya paling tidak 50% nya. Selesai mengurus advance dan memperoleh kamar yang kami inginkan, aku langsung dirujuk ke ruang VK untuk observasi awal.

Di ruang VK ini, aku dipasang alat CTG untuk memeriksa detak jantung baby dan gerakannya. Alhamdulillah semua normal. Di ruang ini pula aku dikunjungi oleh Obgyn-ku serta Prof. Ruswan yang merupakan dokter anestesi-ku, untuk memastikan kondisi-ku menjelang Sectio siang nanti. Ketika semua observasi dinyatakan baik, aku dipersilahkan istirahat di kamar sambil menunggu waktu Sectio sekitar pukul 13.00.

Aku mendapat kamar 3318, di lantai 3. Ruangannya karena di pojokan, jadi mendapat space yang lebih lega. Di kamar, aku mulai mengaji, mempersiapkan mental menjelang Sectio. Walaupun sudah anak kedua, tapi bukan berarti aku tenang2 saja. Tegang dan deg2an pasti ada, namanya pun mau operasi. Karenanya, aku menenangkan diri dengan mengaji sebelum operasi. Sekitar pukul 11, Ayrra bersama Opa dan Oma nya datang. Kulampiaskan bermain bersama Ayrra, karena nanti toh akan semakin sedikit waktuku bermain bersama Ayrra,karena harus dibagi dengan waktu ku mengasuh dan menyusui Nara.

Sekitar pukul 1 siang, suster mendatangi kamarku, mempersiapkanku dengan baju operasi, dan membawaku dengan kursi roda menuju ruang operasi di lantai 2. Semua keluarga mengantarku hingga ruang operasi. Suamiku, anakku, Eyang Putri dan Eyang Kakung, Opa dan Oma, serta adikku dan iparku turut mengantarku. Ga kuat juga aku menahan air mata sebelum masuk ruang operasi. Kukuatkan hatiku, dan tetap beristighfar agar memperoleh ketenangan.

Di dalam ruang operasi, aku masuk ke ruang 01. Di dalam, waktu menunjukkan pukul 13.15. Semua dokter sedang bersiap, alat2 juga sedang disiapkan. Prof Ruswan sudah mengelus2 punggungku, siap untuk menusukkan jarum suntiknya ke tulang belakangku. Yaaa.. aku masih ingat rasanya ketika saat Sectio Ayrra dulu, dan sekarang aku harus mengalaminya lagi. Tapi karena sudah pengalaman, kali ini aku tidak terlalu tegang. Ku rileks-kan badanku, sambil terus berdoa. Tak berapa lama, jarum suntik sudah menusuk, dan kakiku terasa kebas, tak berasa apapun, hingga akhirnya dibantu para nurse di ruang bedah untuk ditidurkan. Ketika obgyn-ku sudah datang, dan dipasang musik jazz di ruang operasi, dimulailah operasi itu. Dokter anak pun sudah datang.

Waktu menunjukkan pukul 13.39 ketika aku mendengar tangisan bayi setelah perutku didorong ke bawah oleh para dokter. Alhamdulillah, baby #2 sudah lahir. Para dokter memberi selamat padaku. Alhamdulillah, laki-laki. Sepasang sudah putri dan putra kami.

Baby #2 langsung diberikan padaku untuk melakukan IMD. Tetapi IMD ku sepertinya tidak berhasil, karena baby #2 menangis sepanjang IMD. Dan akupun dalam keadaan kurang sadar akibat pengaruh bius. Jadilah, IMD yang hanya berlangsung 20 menit itu tidak berhasil.
Ketika aku terbangun, aku sudah ada di ruang pemulihan. Tak berapa lama, aku didorong kembali ke kamarku untuk menyusui baby #2.

Alhamdulillah, baby #2 sudah diazankan oleh Popo. Ketika ditimbang dan diukur, beratnya adalah 3,810 kg dan 51 cm. Cukup besar yaaa.. Alhamdulillah semua sehat.. Pemulihanku juga berlangsung cepat. Doa kami, semoga Nara menjadi anak yang sholeh, menjadi lelaki yang mulia, berilmu, dan dimudahkan rezeki-nya, seperti arti nama Nara. Aamiin.









Selasa, 05 Juni 2012

Belanja belanji-nya Baby #2

Cerita persiapan kelahirannya Baby #2 kayanya ga seheboh kakaknya dulu yaa.. Bukan berarti aku ga excited menunggu kelahiran Baby #2 lho.. Pasti excited lah, apalagi dari dulu pingin banget punya baby boy.. Insya Allah baby #2 nanti berjenis kelamin laki-laki. Amin.

Untuk baju-baju, popok, celana, endesbre endesbre sebenarnya ga terlalu heboh seperti waktu Ayrra dulu. Ya gimana dong, baju, celana, popok Ayrra masih bagus-bagus, plus masih banyak yang belum dipake malahan. Belum lagi kado-kado Ayrra masih setumpuk di lemari, belum disentuh sama sekali. Jadinya yaaa itu aja yang dibuka dulu, kalo kurang, baru beli lagi. Yang dibeli lagi untuk persiapan Baby #2 itu antara lain : perlak, kaos singlet laki-laki, bantal guling (punya Ayrra masih bagus, tapi lupa naro-nya, ehhh setelah beli baru ketemu), tambahan popok 1/2 lusin, sama celana pop. Lainnya, masih punya Ayrra sendiri udah satu lemari aja waktu dicuci-cuci kemarin.

Untuk toiletries-nya pun masih ada Sebamed Baby Bath, Sebamed Baby Shampoo, dan Sebamed Baby Cream yang belum dibuka sama sekali. Mothercare Liquid Talk juga masih ada punya Ayrra, tapi pasti akan beli lagi, karena memang yahud sih fungsi si Liquid Talk ini untuk ruam-ruam dan mengatasi bentol alerginya Ayrra.

Nah, yang pasti dibelanjain baru adalah baju pulang Rumah Sakitnya. Kebetulan pas ke PIM sekitar bulan lalu, melipirlah kami ke Mothercare PIM. Sempet tertarik sama jumper warna hijau, tapi kok ga ada pasangan untuk selimut dan bedongnya. Beralihlah ke jumper warna biru, yang ada padanannya untuk sarung tangan, topi, dan bedongnya. Untuk selimut lapisan dalam dan sepatunya, akhirnya kami beli di baby shop di ITC Depok, karena di MC cuma ada kaos kaki warna biru, bukan model sepatu yang kami inginkan. Penampakannya kira-kira seperti ini :










Sehat-sehat ya Sayang.. mudah2an kita bisa bertemu di akhir bulan ini. Mudah-mudahan baby #2 tambah ganteng dengan baju pilihan mama papa ini. Amin.

Oh iya, bulan lalu lagi ada promo MC, khusus member, dengan pembelanjaan minimal IDR 1 juta, bisa membeli stroller silvercross pop sport seharga IDR 1.599.000, dari harga awalnya yang sekitar IDR 2.4 juta. Tadinya ga terlalu tertarik, karena di rumah kan sudah ada 2 stroller, Esprit Explorer untuk yang dari New Born, dan Chocolate I Sport untuk jalan-jalan santai. Nah, tapi dasar kami banci diskonan, dan ngerasa sayang kalo ga diambil, ya diambillah promo itu. Dirakitlah si Silvercross Pop Sport warna Blue Bell yang jadi pilihan kami. Dan Ayrra yang kebetulan lagi tidur, langsung ditidurkan aja disitu. Tambah nyenyak lho tidurnya. Hehe..




Yak, nambah lagi koleksi stroller kami. Mudah-mudahan nanti Baby#2 betah ditaruh di stroller, ga kaya Ayrra yang ga mau pake stroller sama sekali. Hehe..