Rabu, 18 Agustus 2010

Remember the date

Pagi ini buka blog, dan melihat iniiiiii :



Happy one year n one month luvely hubby ^.^

Senin, 16 Agustus 2010

Ayrra 3 months : Imunisasi IPD




Sabtu tanggal 14 Agustus lalu adalah ulang bulan Ayrra yang ke-3. Bertepatan dengan ulang bulannya Ayrra, mama membawa Ayrra ke RSPI untuk imunisasi IPD (Invasive Pneumococcal Disease). Cari-cari info tentang imunisasi ini, akhirnya ketemu informasi tentang IPD di http://dokteranakku.com/?p=194.
Info di situs itu menyatakan bahwa “IPD adalah penyakit yang disebabkan oleh bakteri pneumokokus (streptoccoccus pneumoniae). Bakteri tersebut secara cepat dapat masuk ke dalam sirkulasi darah dan merusak (invasif) serta dapat menyebabkan infeksi selaput otak (meningitis) yang biasa disebut radang otak. Penelitian menunjukkan, sebagian besar bayi dan anak di bawah usia 2 tahun pernah menjadi pembawa ( carrier) bakteri pneumokokus di dalam saluran pernapasan mereka. Oleh karena itu, bayi baru lahir hingga bocah usia 2 tahun berisiko tinggi terkena IPD. Yang paling fatal bila bakteri pneumokokus menyerang otak. Pada kasus-kasus meningitis seperti ini, kematian akan menyerang 17% penderita hanya dalam kurun waktu 48 jam setelah terserang. Kalaupun dinyatakan sembuh umumnya meninggalkan kecacatan permanen, semisal gangguan pendengaran dan gangguan saraf yang selanjutnya memunculkan gangguan motorik, kejang tanpa demam, keterbelakangan mental dan kelumpuhan. Dari ketiga bakteri yang biasa menyebabkan meningitis (Streptococcus pneumoniae, Haemophilus influenzae type B, dan Neisseria meningitis), Streptococcus pneumoniae merupakan bakteri yang seringkali menyerang anak di bawah 2 tahun. Meningitis karena bakteri pneumokokus ini dapat menyebabkan kematian hanya dalam waktu 48 jam. Bila sembuh pun sering kali meninggalkan kecacatan permanent Vaksinasi dipercaya sebagai langkah protektif terbaik mengingat saat ini resistensi kuman pneumokokus terhadap antibiotik semakin meningkat. Karena anak-anak di bawah usia 1 tahun memiliki risiko paling tinggi menderita IPD, maka amat dianjurkan agar pemberian imunisasi dilakukan sedini mungkin.”
Nah, berbekal info itu, maka mama memutuskan untuk mantap memvaksinasi Ayrra dengan vaksinasi IPD ini. Walaupun sudah tau embel-embel nya adalah mihilnya harga vaksinasi ini.. huks huks.. sangat menguras kantong. Di RSPI harga vaksinnya 924 ribu saja sodara-sodara! Belum termasuk fee DSA, jadi sekitar 1.2 juta sajahh sekali vaksinasi. Dan harap diingat, vaksinasi ini untuk bayi usia dibawah 1 tahun dilakukan 4x. So, bisa dikalikan berapa biaya yang harus dikeluarkan orang tua yang mem-vaksinasikan anaknya dengan IPD. Tapi kalo dibandingkan dengan kesehatan yang insya Allah bisa dicegah penyakitnya dengan vaksinasi ini, mahalnya biaya vaksinasi jadi tidak berarti.
Gimana dengan Ayrra saat diimunisasi? Seperti biasa, nangis kejer dulu, tapi cuma sebentar.. iya bener, Cuma sebentar. Abis itu langsung celingak celinguk liat ruangan dokter. Soalnya pas disuntik Ayrra lagi bobo. Jadi Ayrra nangis pasti karena efek kaget kebangun tidurnya.
Trus hasil kontrol bulan ketiga Ayrra gimana?
Alhamdulillah semua normal. BB 6.5 kg (kalo ini kayanya overweight.. hehe), TB 61 cm, Lingkar kepala 41 cm. Alhamdulillah anak mama sehat. Tetap sehat dan jadi anak yang ceria ya sayang.. mmuaahh..

Happy 3monthversary dear Ayrra..!!



Tanggal 14 Agustus, Sabtu lalu, anak mama ini ulang bulan yang ke-3. Alhamdulillah, Ayrra tumbuh menjadi anak yang sehat dan semakin hari semakin menunjukkan perkembangan yang menggembirakan mama dan papa.



Kalau di ulang bulan Ayrra yang ke-2 lalu mama me-review perkembangan Ayrra, nah, sekarang di ulang bulan Ayrra yang ke-3 mama juga mau me-review penambahan kebisaan Ayrra lebih lanjut.

Pertama, udah sering miring-miring pingin tengkurep sendiri. Kalo selama ini tengkurap nya selalu dibantuin, nah, makin lama Ayrra makin pintar bisa miring-miring-in badannya, trus tengkurap sendiri. Tapi masih belum bisa balik dari posisi tengkurapnya.



Kedua, ga terlalu suka digendong model bayi, sukanya digendong yang didirikan gitu deh. Trus, kalo mau bobo, ga terlalu suka juga digendong. Maunya ditaruh di stroller nya, didorong-dorong gitu sampe bobo.


Ketiga, makin banyak ngocehnya.. Paling jelas kalo lagi ngoceh bilang : “nggaaaaa”.. hihihi.. Aku dan mas punya istilah “waktu ON” untuk saat Ayrra lagi senang-senangnya bercanda. Kalo lagi waktu ON, duh, itu waktu paling serunya bersama Ayrra. Ayrra bisa ngoceh-ngoceh lama, sekitar ½ s.d 1 jam, sambil tertawa-tertawa. Kita ngomong apa saja, pasti langsung dibalas oleh ocehannya Ayrra. Mungkin Ayrra merasa sedang didongeng-in, jadinya Ayrra selalu berusaha membalas setiap omongan kita. Hehe.. Ini sih asumsi mama aja..




Keempat, kuantitas minumnya tambah banyak. Ya, tentu saja dengan makin bertambahnya usia Ayrra, makin tambah porsi minum Ayrra. Mama yang setiap hari berkejaran pumping ASI di kantor. Hehe.. Tiap hari aku harus menyediakan 750 – 800 ml ASIP untuk Ayrra selama aku tinggal di kantor. Itu untuk minum selama 10x. Jadwalnya biasanya jam 5 pagi (karena jam 5 aku sudah harus berangkat dari rumah), jam 7 pagi saat bangun tidur, jam 9 saat setelah mandi pagi, jam 11 saat bangun tidur setelah mandi, jam 12 saat main-mainnya Ayrra, jam 13 saat Ayrra ingin tidur siang, jam 15 saat sebelum mandi sore, jam 17 saat setelah mandi sore, terakhir jam 18 saat Ayrra terbangun dari tidur setelah mandi. Biasanya aku masih bisa surplus 1 botol kaca ASIP sebanyak 80 ml, karena aku sudah sampai di rumah pukul 18. Jika aku terpaksa pulang malam, barulah 10 botol ASIP itu habis. Hihi.. banyak juga ya minumnya anak mama.. Ga heran kalo tambah hari tambah embul pipi Ayrra.

Kelima, sudah pintar mengikuti arah benda yang dimainkan di depan matanya. Jika pada usia 2 bulan Ayrra pintar menatap, maka usia 3 bulan ini Ayrra sudah bisa mengikuti arah benda.

Keenam, huks.. ini yang paling buat mama sedih. Sejak mama masuk kantor lagi, Ayrra kan minum ASIP melalui botol, baik itu botol Medela maupun Tommee Tippee. Nah, mungkin karena sudah keenakan dot, Ayrra mengalami nipple confusion. Jadi, udah seminggu ini Ayrra susah banget minum ASI langsung dari gentong mamanya. Setiap mau minum ASI, malah berantem dan ujung2nya nangis keras. Huks.. Akhirnya mama yang ngalah, walaupun tetap berusaha maksain Ayrra minum langsung dari gentong mama, tapi daripada Ayrra dehidrasi ga mau minum dari gentong, terpaksa tiap kali mau minum, mama pumping dulu, trus baru dikasih ke Ayrra. Huks.. sedih nya liat Ayrra malah lahap minum dari botol. Nangis banget rasanya, soalnya kan bonding antara ibu dan anak paling kuat saat menyusu itu. Tapi aku masih selalu coba minumkan ASI langsung dari gentongku selama aku di rumah. Mudah-mudahan ngambeknya Ayrra tidak berkepanjangan..

Nah, itu sekilas perkembangannya Ayrra. Mudah2an anak mama papa ini makin hari makin bertambah kepintarannya ya sayang. Sayang mama papa untuk Ayrra..

Rabu, 11 Agustus 2010

Marhaban Ya Ramadhan 1431 H



Alhamdulillah Ramadhan 1431 H telah tiba.

Karenanya, kami Keluarga Rendy mengucapkan :

Marhaban Yaaa Ramadhan
Selamat menyambut bulan penuh rahmat, berkah dan ampunan
Mohon Maaf atas segala Khilaf kami Lahir dan Bathin..
Selamat Menjalankan Ibadah Puasa Ramadhan
Semoga Kita Selalu dalam Lindungan Allah s.w.t.
Amin..




Jaga Hati.. Jaga Iman..
Insya Allah..

-Rendy, Dhany & Ayrra-

Kamis, 05 Agustus 2010

Must have items versi Mama Ayrra


Yup, kali ini mau sharing benda-benda pentingnya Mama Ayrra selama 3 bulan usia Ayrra. So, here's the review :

1. Breastpump Medela Harmony
Ini benda berharga numero uno menurutku. Aku beli breastpump ini saat Ayrra masih di kandunganku. Kalo ga salah waktu 8 bulan kehamilanku. Kenapa aku pilih Medela Harmony? Ga lain dan ga bukan karena banyak review positif tentang breastpump ini yang memiliki keunggulan two-phase expression pumping. Trus, kenapa aku ga pilih Medela mini elektrik or swing? Lagi2 masalah tempat pumping ku di kantor yang sulit mencari stop kontak. Jadi, selama di kantor aku harus memompa di toilet. Sangat tidak higienis memang. Tapi apa daya, karena tidak ada tempat lain yang memadai.
Oh ya, Medela Harmony ini sudah aku gunakan sejak usia Ayrra 1 minggu lho. Karena alhamdulillah ASI ku berlimpah, sedangkan Ayrra belum minum terlalu banyak di awal2 kelahirannya, jadinya aku sudah mulai memompa untuk diminumkan langsung. Tapi, memompa untuk disimpan menjadi ASIP baru dilakukan ketika Ayrra kira2 berusia 1 bulan. Dan hingga sekarang, Medela Harmony ini dengan setia selalu menemaniku kemanapun aku pergi. Karena dimanapun aku selalu sempatkan pumping untuk tetap menjaga kuantitas ASI kebutuhan Ayrra.


2. Cooler bag Medela n Tas Cantiknya ^.^
Nahhh... ini perlengkapan tempurnya mama Ayrra setiap berangkat ke kantor. Aku beli di ITC Kuningan, tepat seminggu sebelum aku mulai kembali ke kantor. Awalnya sempat bingung pilih Tommee Tippee ato Medela. Tapi berhubung perangkatnya Ayrra kebanyakan udah Medela, jadi mendingan lanjut beli Medela aja. Penampakan cooler bag ini stylish menurut ku. Apalagi dilengkapi dengan tas hitamnya yang cantik. Blue ice nya juga kokoh menurutku. Semoga aja bisa kuat dan tahan lama. Soalnya aku Insya Allah bertekad untuk bisa selama mungkin memberikan ASI ku untuk Ayrra. Amin. Oh ya, paket cooler bag ini dilengkapi juga dengan 4 botol Medela 150 ml.


3. Botol susu Medela dan Dot Pigeon Peristaltic Nipple
Kalo botol susu Medela memang aku beli untuk melatih Ayrra minum ASIP mulai 1.5 bulan usia Ayrra. Aku beli pertama yang paket isi 3 botol. Untuk Dot-nya, aku pilih Pigeon Peristaltic Nipple karena rekomendasi salah satu mom temenku juga. Sejauh ini, Ayrra cocok pake Pigeon Peristaltic. Aku juga sudah mencoba botol TomTip yang katanya Closer to Nature itu lho. Aku udah langsung beli 2 botol, ehhh, ternyata our lil Ayrra ga mau minum dari botol TomTip. Ya sudahlah, ternyata Ayrra masih setia dengan botol Medela dan dot Pigeon-nya. Sampai saat ini, aku menyetok 8 botol Medela untuk keperluan ASIP Ayrra tiap harinya.




4. Panasonic Dish Dryer
Ini adalah alat yang super penting menurutku. Kenapa? Karena setelah semua perlengkapan menyusui Ayrra sudah dicuci, tahap selanjutnya tentu saja mengeringkannya. Trus, gimana mengeringkannya biar steril? Kalo pakai sterilizer biasa, masih suka berbekas uapnya di botol-botol susu Ayrra. Jadinya, masih harus dikeringkan lagi deh. Nah, jadinya ga steril lagi deh kalo ternyata lap atau tissue buat mengeringkannya ga bersih. Jadinya, 2 buah sterilizer yang kami punya aku pensiunkan. Dan sebagai gantinya .. taraaaaaa... inilah Panasonic Dish Dryer yang teronggok dengan ukurannya yang buesar itu di meja dekat kamar Ayrra. Walaupun kemampuannya hanya bisa men-sterilize dengan suhu 70 degree Celcius, tapi menurut referensi, suhu segitu sudah cukup untuk men-sterilkan. Dan yang penting, semua peralatan bisa masuk karena kapasitasnya yang besar plus langsung kering. Mak nyosss memang Panasonic Dish Dryer ini.



5. Bottle warmer Tommee Tippe
Ini peralatan pendukung program ASIX mama buat Ayrra. Yang sering menggunakannya? Tentu saja si oma dan opa Ayrra yang dititipin mama buat jaga Ayrra. hehe. Awalnya aku dapet bottle warmer IQ baby hadiah dari temanku. Setelah dipake kurang dari 1 bulan, ehhh, alatnya rusak. Lampu indikatornya ga nyala, dan ga panas lagi. Jadilah di Mothers and Baby Fair akhir Juli lalu di Balai Kartini, kami beli bottle warmer TomTip. Lebih cepat memanaskan dan bisa diatur tingkat panasnya.


6. Baby Box Pliko Masterpiece
Kalo 5 items di atas adalah perlengkapan menyusuinya Ayrra, sekarang beralih ke box nya Ayrra. Box ini udah pernah aku review sebelum nya tentang pembeliannya. Nah, ternyata kami ga jadi menempatkan box ini di kamar Ayrra karena terlalu sempit. Akhirnya, berjejerlah si Pliko ini di sebelah buffet TV kami di ruang keluarga. Ternyata oh ternyata, malah berguna banget ditempatkan di ruang keluarga. Soalnya bisa ninggalin Ayrra dengan tenang sembari ngerjain hal lain di rumah. Lagipula, box ini juga bisa digoyang (diayun). Jadi kalo Ayrra udah ngantuk banget, tinggal diayun di box, dan langsung terlelap.



7. Stroller Esprit Explorer Solid Black
Ini peralatan jalan-jalannya Ayrra. Udah sangat sering dipakai. Dibeli bersamaan dengan beli baby box Pliko waktu usia kehamilanku 7 bulan. Kalo di rumah eyangnya, stroller ini paling sering dipakai. Soalnya eyang kakung Ayrra seneng banget dorong2 Ayrra dalam stroller nya. Kalo pergi ke mall, udah pasti stroller ini dibawa. Ayrra masih moody kalo ditaruh di stroller. Kalo mood nya bagus, Ayrra bisa anteng berlama-lama di strollernya. Tapi kalo ga bagus mood nya, duuuhh.. yang ada si stroller ini cuma berisi barang2 belanjaannya mama. Sedangkan Ayrranya? Dengan suksesnya gemblok di gendongan mama. hahaha..


Oh iya, aku beli stroller ini beserta car seatnya. Tapi ternyata mubazir sekali car seatnya. Karena tidak bisa dipakai dari usia newborn karena posisinya yang terlalu tegak. Dan untuk dipakai nanti pas saat Ayrra sudah bisa duduk rasanya juga ga mungkin. Karena badan Ayrra yang udah sedemikian bongsor, jadinya udah ga cukup untuk didudukin di car seatnya. Yah, pelajaran berharga deh. Biar nantinya kalo mau beli2 jangan kalap dulu. Mesti dipikirin kegunaannya.


8. Bak mandi Puku Petite
Bak mandi Puku Petite emang ok kok. Apalagi buat badan Ayrra yang bongsor gitu. Ayrra paling suka kalo udah dicemplungin di bak mandinya.


Baby bather juga aku sudah beliin buat Ayrra sejak kandunganku 7 bulan. Sampe sekarang baru dipake 1x, karena Ayrra terlihat tidak nyaman pake baby bather Carter Orange-nya itu. Tapi nanti mau dicoba lagi deh, siapa tau emang Ayrra belum terbiasa aja menggunakan baby bather nya.



Nah, itu sekilas must have items nya Ayrra menurut ku. Nanti kalo Ayrra sudah semakin besar dan mulai MPASI, pasti makin banyak list nya lagi. Belum lagi, Papa Ayrra juga sudah membelikan Spa Baby buat Ayrra, tapi menunggu Ayrra usia 3 bulan untuk dicoba.


Ada juga kado lahiran Ayrra berupa Blossom Farm Seat Me Up Cosy yang sudah dipasang papa Ayrra tapi belum bisa dicoba didudukkan buat Ayrra.


Duh, ga sabar melihat perkembangan Ayrra lebih lanjut.
Tetap sehat ya Nak.. Mama Papa Sayang Ayrraaaa :)

Selasa, 03 Agustus 2010

Cerita ASIP-ku



Mau coba dokumentasikan sedikit tentang ASIP ku yang selama ini aku perjuangkan untuk Ayrra...
Awal aku mulai memompa ASI saat Ayrra berumur 1 bulan. Aku termotivasi oleh seorang temanku yang berhasil mengumpulkan ASIP hingga 65 botol kaca saat ia mulai masuk kerja. Perahan pertamaku hanya menghasilkan 50ml, dan memakan waktu cukup lama, sekitar 30 menit. Tapi aku tak patah semangat, karena menurut banyak referensi, semakin sering kita pumping, maka akan semakin banyak ASI kita akan keluar. Dan kuantitas ASI akan mengikuti kebutuhan baby kita. So, jangan takut untuk mengalami kekurangan ASI bagi baby kita. Selama kita optimis, yakin, dan mampu, maka ASI kita pun akan mengalir deras.
Pumping kedua dan berikutnya aku semakin mahir menggunakan Medela Harmony-ku.

Mulai pumping kedua, aku bisa memperoleh 100 ml dan hanya memakan waktu 15 menit. Aku selalu rutin memompa ASI setiap hari, dan minimal 100 ml aku harus dapatkan selama aku cuti di rumah. Hingga tanggal 20 Juli, aku bisa memperoleh 60 botol kaca ASIP dengan kuantitas per botol 100 ml, dimana aku split penyimpanannya 25 di rumah mamaku, dan 35 di rumahku. Hal ini karena awal melahirkan aku memang tinggal di rumah mamaku di Pamulang. Jadilah freezer mamaku aku bajak, sehingga mamaku tidak bisa menyimpan ikan, daging, atau ayam lagi di freezernya.. hehehe.. makasih ya ma.. Begitu juga denganku, yang tidak bisa lagi menyimpan bahan makanan lagi di freezerku demi botol-botol ASIPku.
Kebingungan melandaku ketika aku ditugaskan kantor untuk dinas ke Palembang selama 3 hari disaat cuti melahirkan ku belum sepenuhnya habis. Hal itu terjadi pada 20 Juli lalu, sesuai postinganku sebelumnya. Aku cuma takut stock ku tidak mencukupi, walaupun secara hitung2an sih sebenarnya masih berlebih untuk Ayrra. Syukur alhamdulillah, ketakutanku tidak menjadi kenyataan. Walaupun yang aku sesali aku sempat membuang 4 botol ASIPku sebanyak 600 ml selama aku berada di Palembang karena tidak ada tempat penyimpanan yang proper, tapi aku bersyukur ASIP untuk Ayrra mencukupi dan Ayrra tidak rewel selama aku tinggal.
Dan sekarang, setelah aku mulai kembali bekerja, aku terus rutin pumping. Aku selalu jadwalkan 3x pumping sehari. Saat pagi pukul 9, siang pukul 12, dan sore pukul 16. Hasil yang kubawa ke rumah setiap harinya rata2 580-600 ml. Alhamdulillah sangat cukup. Terlebih lagi, pagi sebelum berangkat aku selalu pumping pukul 4 pagi untuk diminum Ayrra saat bangun subuh, dan biasanya dapat 150 ml. Yang aku makin bersyukur, waktu untuk pumping yang aku butuhkan tidak memakan waktu lama. Paling lama 10 menit aku sudah bisa memperoleh 150 ml ASIP. Sehingga tidak banyak memakan waktu kerjaku. Hal ini karena aku banyak mendengar cerita teman2ku yang tidak enak pada atasannya untuk meminta waktu pumping karena memakan waktu hampir 1 jam setiap kalinya hanya untuk pumping. Alhamdulillah, aku tidak memakan waktu lama. Dan alhamdulillah lagi, aku masih bisa tetap menyimpan ASIP paling tidak 100 ml setiap harinya karena kebutuhan ASIP Ayrra selama aku tinggal pergi bekerja rata2 hanya 500 ml. Sehingga masih bisa surplus 100 ml per harinya. Sekali lagi, Alhamdulillah..
Dan aku berdoa, semoga produksi ASI ku terus meningkat, sehingga aku bisa meluluskan Ayrra menjadi S1 ASIX, S2 ASIX, bahkan hingga S3 ASIX. Amin.