Selasa, 03 Agustus 2010

Cerita ASIP-ku



Mau coba dokumentasikan sedikit tentang ASIP ku yang selama ini aku perjuangkan untuk Ayrra...
Awal aku mulai memompa ASI saat Ayrra berumur 1 bulan. Aku termotivasi oleh seorang temanku yang berhasil mengumpulkan ASIP hingga 65 botol kaca saat ia mulai masuk kerja. Perahan pertamaku hanya menghasilkan 50ml, dan memakan waktu cukup lama, sekitar 30 menit. Tapi aku tak patah semangat, karena menurut banyak referensi, semakin sering kita pumping, maka akan semakin banyak ASI kita akan keluar. Dan kuantitas ASI akan mengikuti kebutuhan baby kita. So, jangan takut untuk mengalami kekurangan ASI bagi baby kita. Selama kita optimis, yakin, dan mampu, maka ASI kita pun akan mengalir deras.
Pumping kedua dan berikutnya aku semakin mahir menggunakan Medela Harmony-ku.

Mulai pumping kedua, aku bisa memperoleh 100 ml dan hanya memakan waktu 15 menit. Aku selalu rutin memompa ASI setiap hari, dan minimal 100 ml aku harus dapatkan selama aku cuti di rumah. Hingga tanggal 20 Juli, aku bisa memperoleh 60 botol kaca ASIP dengan kuantitas per botol 100 ml, dimana aku split penyimpanannya 25 di rumah mamaku, dan 35 di rumahku. Hal ini karena awal melahirkan aku memang tinggal di rumah mamaku di Pamulang. Jadilah freezer mamaku aku bajak, sehingga mamaku tidak bisa menyimpan ikan, daging, atau ayam lagi di freezernya.. hehehe.. makasih ya ma.. Begitu juga denganku, yang tidak bisa lagi menyimpan bahan makanan lagi di freezerku demi botol-botol ASIPku.
Kebingungan melandaku ketika aku ditugaskan kantor untuk dinas ke Palembang selama 3 hari disaat cuti melahirkan ku belum sepenuhnya habis. Hal itu terjadi pada 20 Juli lalu, sesuai postinganku sebelumnya. Aku cuma takut stock ku tidak mencukupi, walaupun secara hitung2an sih sebenarnya masih berlebih untuk Ayrra. Syukur alhamdulillah, ketakutanku tidak menjadi kenyataan. Walaupun yang aku sesali aku sempat membuang 4 botol ASIPku sebanyak 600 ml selama aku berada di Palembang karena tidak ada tempat penyimpanan yang proper, tapi aku bersyukur ASIP untuk Ayrra mencukupi dan Ayrra tidak rewel selama aku tinggal.
Dan sekarang, setelah aku mulai kembali bekerja, aku terus rutin pumping. Aku selalu jadwalkan 3x pumping sehari. Saat pagi pukul 9, siang pukul 12, dan sore pukul 16. Hasil yang kubawa ke rumah setiap harinya rata2 580-600 ml. Alhamdulillah sangat cukup. Terlebih lagi, pagi sebelum berangkat aku selalu pumping pukul 4 pagi untuk diminum Ayrra saat bangun subuh, dan biasanya dapat 150 ml. Yang aku makin bersyukur, waktu untuk pumping yang aku butuhkan tidak memakan waktu lama. Paling lama 10 menit aku sudah bisa memperoleh 150 ml ASIP. Sehingga tidak banyak memakan waktu kerjaku. Hal ini karena aku banyak mendengar cerita teman2ku yang tidak enak pada atasannya untuk meminta waktu pumping karena memakan waktu hampir 1 jam setiap kalinya hanya untuk pumping. Alhamdulillah, aku tidak memakan waktu lama. Dan alhamdulillah lagi, aku masih bisa tetap menyimpan ASIP paling tidak 100 ml setiap harinya karena kebutuhan ASIP Ayrra selama aku tinggal pergi bekerja rata2 hanya 500 ml. Sehingga masih bisa surplus 100 ml per harinya. Sekali lagi, Alhamdulillah..
Dan aku berdoa, semoga produksi ASI ku terus meningkat, sehingga aku bisa meluluskan Ayrra menjadi S1 ASIX, S2 ASIX, bahkan hingga S3 ASIX. Amin.

0 komentar:

Posting Komentar