Rabu, 28 Juli 2010

Hari pertama Masuk Kerja !! 26 Juli 2010

Senin lalu, tanggal 26 Juli 2010 adalah hari pertamaku officially back to office. Aku katakan "officially" karena seminggu sebelumnya cutiku dibajak dengan dinasnya aku ke Palembang seperti postinganku sebelumnya.

Senin pagi, pukul 4 aku sudah siap untuk pumping. Tiap pagi alhamdulillah aku dapat sekitar 150 ml - 200 ml. Lalu aku siap2 mandi, sementara Ayrra masih tidur. Setelah mandi, aku gantikan baju Ayrra yang terbangun, walaupun di diapersnya bersih, tapi aku selalu rutin mengganti seluruh baju Ayrra saat bangun tidur karena pasti saat tidur Ayrra berkeringat. Setelah baju nya diganti dan Ayrra merasa segar lagi, aku meminta tolong Mamaku untuk menyusui Ayrra dengan ASIP ku yang baru aku perah jam 4 tadi. Sementara aku jam 5 pagi sudah harus berangkat mengingat kantorku yang cukup jauh di daerah Tanah Abang. Duh, melihatnya harus menyusu dengan botol pagi2 membuatku merasa sedih. Apalagi melihat tatapan matanya yang bening saat aku harus berangkat, benar2 membuatku merasa pingin resign dan jadi full time mom ajahhh.. Tapi sekali lagi aku harus optimis untuk bisa membagi waktu antara pekerjaan dan peranku sebagai ibu. Karena aku bekerja saat ini toh juga untuk mencukupi kebutuhan masa depan Ayrra. Insya Allah mama bisa menabung buat Ayrra ya sayang. Untuk pendidikan Ayrra dan masa depan Ayrra. Amin..

Pulang kerja adalah waktu yang aku tunggu2 setelah sehari meninggalkan Ayrra. Dan inilah waktu dimana aku bisa teriak : Ayrra, mama pulang Naaak..

Ayrra di - GUNDUL !!!

Ya, our lovely baby girl Ayrra akhirnya digundul Minggu lalu, tanggal 25 Juli 2010, tepat setahun dimana kami melangsungkan resepsi pernikahan kami 25 Juli 2009.

Sebenernya sayang banget untuk menggundul rambut Ayrra, karena rambutnya yang sangat amat lebat banget (emak2 lebay nih bahasanya.. hahaha..). Aku memang rajin minum air kacang ijo saat hamil, ditambah pula suamiku memang banyak rambutnya di badannya, sehingga lahirlah Ayrra yang berambut lebat. Orangtuaku dan mertuaku juga menyerahkan sepenuhnya keputusan di tangan kami, apakan Ayrra akan digundul atau tidak.

Karena dalam agama mencukur itu dianjurkan (sunnah muakkad), maka kami berkeputusan untuk tetap mencukur Ayrra walaupun sangat sayang sekali akan rambut lebatnya. Tapi kami berpikiran positif, semoga nantinya rambut Ayrra akan lebih bagus lagi, hitam dan lebat, serta semoga Ayrra lebih sehat dengat rambut barunya yang bukan rambut lahir. Amin.

Proses penggundulannya sendiri memakan waktu panjang.
Pagi pukul 9, saudara kami dari Tangerang yang kami mintai tolong karena dia punya salon tiba. Penggundulan dimulai dari bagian depan kepala. Sampai 1/2 jalan, Ayrra masih anteng dalam gendonganku. Tiba2 Ayrra pipis membasahi dasterku, dan kemudian menangis kencang. Ya, akhirnya penggundulannya di pending dulu. Aku ganti celananya, dan juga bajuku, kemudian aku susui Ayrra terlebih dahulu. Setelah tenang, penggundulan tahap kedua dilanjutkan. Alhamdulillah, kali ini Ayrra tenang sampai selesai.

Ini foto-foto waktu Ayrra lagi proses penggundulan :






Saat kulihat kepalanya yang botak, duuhhh.. rasanya pingin menangis. Karena rambutnyalah yang juga membuat aku bangga. Tapi aku dan suami bersyukur, telah menjalankan kewajiban kami juga untuk membersihkan kepala Ayrra dengan mencukur rambut jabang bayinya. Semoga Ayrra sayang tumbuh menjadi anak yang sehat, tidak nakal, berbakti pada orang tua, cerdas, dan menjadi kebanggaan mama papa ya Nak. Amin.

Mama Papa Love Ayrraaaa... Mmuah..

Selasa, 27 Juli 2010

My first trip ninngalin Ayrra : Palembang, 20-21 July 2010

Antara bangga dan sedih juga mau certain ini.
Bangga karena perginya aku dalam rangka mengikuti lomba karya inovasi PLN tingkat regional. Sedih karena harus ninggalin Ayrra 2 hari.

Awalnya bermula dari keikutsertaan aku di lomba karya inovasi untuk tingkat perusahaanku di penghujung tahun 2009 lalu. Alhamdulillah, aku dan tim berhasil merebut juara kedua. Dari kemenangan itu, aku diberi informasi bahwa akan ada lomba sejenis untuk tingkat regional yang akan diselenggarakan di pertengahan tahun 2010. Aku ga terlalu perhatikan hal ini awalnya, karena aku yakin masih dalam masa cuti melahirkanku, jadi pastinya aku ga akan ikut. Ternyata oh ternyata, kantor meneleponku, meminta kesediaanku untuk tetap hadir mengikuti lomba tersebut di Palembang, yang akan memakan waktu 3 hari pelaksanaannya. Whattt??? Bosku sendiri yang meneleponku meminta kesediaanku mewakili kantor. Aku masih mencoba bargaining. Aku meminta adanya cuti tambahan sebagai dispensasi atas cutiku yang terpotong karena mengikuti lomba tersebut. Namun ternyata SDM kantorku tidak mengizinkannya karena tidak diatur aturan seperti itu. Akhirnya, setelah berdiskusi dengan suamiku, aku memutuskan untuk mencoba mengikuti lomba tersebut, dan suamiku akan mengambil cuti 3 hari untuk menjaga Ayrra. Sungguh pengorbanan luar biasa dari suami tercintaku..

Hari selasa siang, tanggal 20 Juli aku berangkat ke bandara Soetta. Aku pergi naik taxi ke bandara, dengan diiringi tatapan lucu Ayrra saat aku meninggalkan rumah.. uuuuhhh... bener2 ga bisa ninggalin Ayrra rasanya. Aku menangis saat berangkat. Tapi aku harus mengemban tugas disisi lain. Aku bulatkan tekad untuk tetap kuat dan terus berangkat. Sesampainya di bandara, disana telah menunggu 40 orang lainnya yang terdiri dari panitia dan peserta, yang terbagi dalam 10 tim. Flight-ku pukul 15.40 namun ternyata delay hinggal 16.40. Saat pesawat akan tinggal landas, aku mendengar suara tangisan bayi di bangku depanku.. Duuhh.. sangat kangen Ayrra, padahal baru beberapa jam meninggalkan Ayrra. Aku jadi menangis lagi di dalam pesawat. Jangan bilang aku cengeng, tapi pasti begitulah perasaan seorang ibu baru yang meninggalkan bayinya yang masih 2 bulan untuk dinas luar kota.
Sampai di Palembang, bandara Sultan Mahmud Badaruddin II sekitar pukul 18.00 saat Magrib. Rombongan kami langsung menuju hotel Sahid tempat kami menginap. Acara malam itu adalah persiapan akhir sekaligus pengarahan untuk lomba keesokan harinya. Tak lupa aku sempatkan pumping setibanya di hotel. Lucunya, hotel ini tidak punya kulkas. Duuuhhh.. merana sekali ASIP ku. Hasil pumping-ku sore itu mencapai 300 ml. Untungnya, rekan satu tim-ku orang Palembang yang punya rumah di dekat hotel. Aku titipkan ASIP ku pada rekanku,untuk dimasukkan dalam freezer di rumahnya.. Thanks ya Don.. :)
Malam itu, karena slide presentasiku belum final, aku dan rekanku mengerjakan finishing slide hingga pukul 1 dini hari. Sungguh lelah rasanya, tapi harus dilakukan karena itu malam terakhir sebelum lomba.

Keesokan paginya, aku bangun pukul 5 pagi, dan langsung pumping. Apa yang kulakukan pada 400 ml ASIPku pagi itu? Membuangnya! Ya, membuangnya! Karena aku tidak membawa cooler bag yang besar. Huks huks.. sungguh sayang rasanya ketika membuang ASIPku itu ke wastafel hotel. Ingat Ayrra yang tiap pagi pasti minta mimik cucu, rasanya ga tega membuang sebanyak itu nutrisi buat Ayrra. Tapi aku yakin dan berdoa, semoga produksi ASI ku tetap berlimpah. Amin.

Setelah bersiap2 dan breakfast di hotel Sahid, aku dan rombongan bertolak ke hotel Royal Asia tempat lomba akan dilaksanakan. Disana telah hadir rombongan dari perusahaan induk dan perusahaan anak lainnya. Mereka begitu percaya diri dan seragam2 mereka pun bagus. Sempat merasa ga percaya diri dengan persiapanku yang minim, namun aku tetap harus maju. Sampai akhirnya waktu presentasi tiba. Untuk kategoriku, ada 20 tim yang akan bertanding. Aku berdoa saat pengundian dilakukan, semoga aku bisa presentasi awal agar bisa langsung pulang. Dan alhamdulillah, doaku terkabul. Timku mendapat urutan no.3! Saat presentasi, yang kupikirkan adalah bagaimana "menjual" karya inovasi kami, bahwa aplikasi yang kami buat dapat digunakan di seluruh perusahaan. Aku cukup percaya diri saat presentasi, dan begitu pula saat menjawab pertanyaan. Namun peserta lain pun juga lebih percaya diri dan matang persiapannya. Sehingga tim kami pun tidak menang kali ini.

Karena dapat urutan maju no. 3, maka aku pun minta izin ke panitia kami untuk pulang terlebih dahulu dan tidak mengikuti seluruh rangkaian acara karena masih punya baby usia 2 bulan. Panitia mengizinkan, dan aku langsung buru2 pulang ke hotel Sahid, pumping terakhir di Palembang, dan kemudian menuju bandara untuk langsung mencari tiket pulang. Alhamdulillah, hasil pumpingku banyak saat itu. Dan alhamdulillah juga aku dapat tiket pulang pukul 16.00 wib. Hasil ASIPku yang kutitipkan di rumah rekanku juga tak lupa kubawa pulang. Sungguh perjuangan ya menjadi seorang ibu. Tapi aku sungguh menikmatinya. Pesawatku mendarat tepat waktu, sekitar pukul 17.00 wib. Perjalanan panjang justru kualami dari bandara Soetta ke rumah, yang memakan waktu 4 jam. Aku baru tiba di rumah pukul 21.00 karena macetnya ibukota sore itu. Aku dijemput suamiku di Pasar Minggu, sesaat setelah turun bus Damri Bandara. Di perjalanan di mobil, kusempatkan pumping lagi, karena PD ku telah bengkak. Alhamdulillah, dapat lagi 200 ml. Setibanya di rumah, langsung kususui langsung Ayrra. Rasanya seperti melepas dahaga. Padahal aku hanya pergi meninggalkan Ayrra selama 1 hari, tapi rasanya seperti lama sekali. Dan yang paling membahagiakan adalah melihat wajah Ayrra yang lucu seperti ini :



Mungkin lain kali, ketika aku harus pergi berdinas, aku harus mempunayai persiapan yang lebih matang untuk penyimpanan ASIPku. Ya, paling tidak aku mempunyai pengalaman yang berharga dari perjalananku kali ini.

Sabtu, 24 Juli 2010

Happy Anniversary my lovely Hubby

Alhamdulillah
Alhamdulillah wa syukurillah
Tanggal 18 Juli lalu aku dan suami sudah satu tahun menikah. Benar2 ga terasa sang waktu sudah sampai satu tahun saja kami menjalani biduk rumah tangga ini. Satu tahun yang penuh warna. Alhamdulillah, semuanya dapat kami jalani dengan rukun.
Jadi ingat foto2 kami tahun lalu, mulai dari persiapan pernikahan berupa prewed, akad, resepsi adat Jawa, dan terakhir resepsi adat Padang. Ga terasa ternyata rangkaian acara pernikahan kami itu sudah berlangsung 1 tahun lamanya.



Apa yang kami capai dalam satu tahun perjalanan rumah tangga kami?
Yang utama, alhamdulillah kami telah dikaruniai Allah seorang putri cantik, Ayrra, kebanggaan kami. Ayrra alhamdulillah hadir melengkapi kehidupan kami di bulan Mei, 10 bulan setelah pernikahan kami.
Lalu, kami juga bisa lebih saling mengenal pribadi masing2, dan alhamdulillah selama setahun pernikahan kami, tidak pernah kami bertengkar. Paling2 hanya aku yang sering bete2 sedikit. Hihihi.. balada emak2 nih.. Semoga untuk seterusnya kami terus rukun dalam membangun rumah tangga kami. Amin.
Yang pasti, kewajiban kami semakin bertambah besar sejak kelahiran Ayrra. Amanah yang dititipkan Allah pada kami, pasti akan kami jaga dengan sebaik2nya. Ayrra adalah kewajiban terbesar kami. Dan semoga kami bisa membesarkan Ayrra menjadi sosok perempuan yang sholihah, berbakti pada orang tua, cerdas, dan memiliki kepedulian terhadap sesama. Amin.
Doa kami, moga rumah tangga kami akan selalu berjalan dengan rukun, dalam lingkup keluarga yang sakinah mawaddah dan warrahmah. Selalu dilindungi Allah swt. Amin yra.

Ayrra 2 months 3 days : Imunisasi DaPT, HIB, dan Polio 2

Tanggal 17 Juli lalu, Ayrra kembali aku bawa ke RS Pondok Indah untuk imunisasi lanjutannya. Kami berangkat dari rumah pukul 10 pagi. Sebelumnya, aku sudah konfirmasi kedatangan untuk pukul 10.30 wib. Alhamdulillah, sabtu itu jalanan bersahabat banget. Ga macet sama sekali, ga seperti sabtu-sabtu biasanya. Apa mungkin pengaruh anak sekolah baru masuk ajaran baru kali ya? Jadi orangtua ga mengajak anak2 mereka liburan di sabtu-sabtu karena uangnya udah abis untuk biaya masuk ajaran baru? Hehehe,,, Asumsi aja sih. Soalnya dulu biasanya gitu waktu masih jaman sekolah.. (kasian banget sih.. hihi).
Ok, back to topic. Kami sampai di RSPI tepat pukul 10.45 wib. Ayrra diukur BB nya, dan woowww... udah naik 1 kg lagi dalam sebulan. Jadi berat Ayrra di 2 bulannya ini 6.1 kg. Hihihi... anak mama besar sekali yaaa.. lalu, kami langsung dipanggil untuk masuk ke ruangan pak dokter. Aku lebih prefer dengan DSA Ayrra yang sekarang, karena lebih jelas dan teliti dalam memeriksa Ayrra. Kemudian, suster di dalam ruangan mengukur lingkar kepala serta TB Ayrra. Ayrra sekarang sudah 60 cm, dan lingkar kepalanya 41 cm. Alhamdulillah normal semua. Walaupun untuk ukurran bayi 2 bulan, badan Ayrra termasuk besar, seperti penampakan bayi 4 bulan. Hihihi.. gapapa ya nak, yang penting Ayrra sehat. Mama malah bangga karena berarti ASI mama sangat mencukupi untuk Ayrra bertambah besar.
Lalu, setelah periksa ini itu, pak dokter mulai menyuntikkan cairan imunisasi nya. Ayrra nangis sebentar, tapi benar2 Cuma sebentar. Setelah itu diam lagi. Anak pintaaar... 
Nah, selesai dari ruang periksa, mama bayar ke kasir. Ayrra sama papa. Dan mulailah kehebohan itu. Entah kenapa, Ayrra tiba2 rewel. Mama dari kasir udah dengar suara tangisan Ayrra yang super duper melengking itu, walaupun jarak kasir sama tempat Ayrra duduk di stroller sangat jauh. Hihihi.. Jadilah mama lari2 setelah bayar. Mama tanya ke papa, kenapa Ayrra. Papa bilang ga tau, ga mau juga diminumin ASIP yang udah mama perah pagi untuk persiapan ke RS ini. Mama langsung bawa Ayrra ke nursing room. Diminumin dari gentongnya mama, eehhh Ayrra langsung diem. Waduh, ini anak mama kok maunya langsung fresh from the oven ya? Hehe.. udah selesai mimik cucu, Ayrra pup. Duuuhh.. terpaksa mama gantiin semua baju dan diapers Ayrra deh. Soalnya abis dari RSPI rencana mau ke PIM trus ke acara akikah temen SMA ku. Selesai aku ganti baju n diaper Ayrra, Ayrra nangis lagi. Karena ada bayi di nursing room yang juga nangis, kayanya Ayrra jadi ikut2an. Jadilah mama nenen-in Ayrra lagi. Abis nenen, lagi2 Ayrra pup.. duuuhh.. ganti lagi deh.. Jadi, di RS itu, yang lama Cuma di nursing room nya, bukan sama pak dokternya. Jam 1an barulah kami meninggalkan RS sebelum kehebohan lain nya datang. Hehehe...
Pulang dari RS, kami ke PIM untuk membeli kado buat temenku yang akikah. Anaknya perempuan juga. Jadilah kami belikan baju baby girl. Lagi2 Ayrra rewel di PIM. Waktu kami lagi mau makan di food court, Ayrra nangis kejer. Jadinya makanan kami take home, dan baru makan di mobil. Hehe.. Dari PIM kami ke daerah Cipulir untuk acara akikah teman kami. Di sana, Ayrra ga rewel mungkin karena sudah tidur dan mimik cukup. Malah ketawa2 terus dengan temanku itu.. hihi..
Nah, jadwal kembali ke dokter 1 bulan lagi. Jangan rewel lagi ya nak.. Mama papa love Ayrra..

Rabu, 14 Juli 2010

Happy 2monthversary our lil Ayrra


Alhamdulillah, hari ini anak mama papa tepat berusia 2 bulan.
Tak terasa ya, mama sudah mengasuh dan memberi ASI Ayrra selama 2 bulan. Dan Ayrra sudah menemani hari2 mama juga. Waktu yang dihabiskan bersama Ayrra ga pernah terasa. Pagi cepat menjadi siang, dan tau2 siang sudah menjadi malam. Betapa mama sangat mensyukuri kehadiran buah hati mama ini.
Lalu, udah bisa apa aja anak mama ini di usianya yang ke-2 bulan?
Pertama : sudah bisa menatap orang. Ini sebenernya dari 40 hari udah bisa, tapi makin kesini makin jelas tatapan mata Ayrra ke orang2 yang mengajaknya bicara.
Kedua : sudah bisa tengkurap. Jadi, kalo Ayrra tidurnya miring, tau2 Ayrra udah tenngkurep aja. Dan lucunya ketika Ayrra pingin balikin badan lagi. Karena belum bisa, jadinya mulut dan hidungnya mengusek2 alas tidurnya hingga akhirnya dia kecapean dan menangis. Hahaha. Jadinya aku harus extra perhatian klo Ayrra tidur tengkurep. Takut dia ga bisa nafas dan minta ditelentang-in lagi.
Ketiga : sudah banyak sekali ngocehnya. Apalagi klo diajakin cerita atau diajak nyanyi sambil tepuk2 tangan. Pasti bakalan heboh dia ngoceh2 ah eh oh ah eh oh. Hihi. Lucunya.
Trus apa lagi ya? Hmm nanti klo inget ditulis lagi deh.
Yang pasti, doa mama papa selalu tertuju buayt Ayrra. Semoga Ayrra menjadi putri yang sholihah, berbakti pada orangtua, cantik paras dan hati Ayrra, cerdas dan berprestasi, yang bisa menjadi kebanggaan papa mama ya Nak. Amin.
We always love u our little Ayrra.

Sabtu, 10 Juli 2010

Aqiqah dan Selapanan Ayrra 20 Juni 2010

Lama ga update blog, banyak sebenernya yang mau diceritain.
Apa daya, si mama satu ini lebih senang bermain sama Ayrra daripada buka laptop or BB untuk nulis blog. Hehe.

Okelah, satu yang wajib ditulis untuk dokumentasi Ayrra adalah acara aqiqah dan selapanannya tanggal 20 Juni lalu.
jadi, acara aqiqah Ayrra sengaja disatukan dengan selapanannya yang menurut adat jawa adalah 40 hari nya Ayrra. Bukan apa2 sih, cuma biar ga repot aja.
Untuk acara ini, kami mengadakannya di rumah mamaku di Pamulang. Karena acara 4 bulanan kehamilan udah di rumah kami di Depok, sekarang sang eyang pingin acara aqiqahnya di Pamulang dengan mengunndang pengajian ibu2 komplek.
Lagipula, kami juga masih berada di Pamulang, belum kembali ke rumah Depok karena masih adaptasi dengan peran baruku sebagai new mom, masih banyak harus belajar sama eyangnya Ayrra.

Acara berlangsung Minggu siang pukul 10.00 wib. Pagi2 kami sudah siap2 dan mendandani Ayrra dengan dress putih dan bandana putih. Membuat Ayrra tampak lucu dan imut. Alhamdulillah, ibu2 pengajian komplek banyak yang datang. Sekitar 60 orang. Ditambah saudara serta kerabat kami, mungkin sekitar 90 orang yang hadir. Alhamdulillah banyak yang mendoakan Ayrra.
Acara dibuka dengan pembacaan doa2 oleh pimpinan pengajian, kemudian pembacaan surat Ar-Rahman bersama2, dilanjutkan dengan marhaban-an. Nah, pada saat marhaban-an ini aku keliling menggendong Ayrra untuk kemudian rmbutnya dibasuh atau digunting sedikit oleh ibu2 pengajian sebagai syarat saja. Alhamdulillah juga, Ayrra selama acara berlangsung sangat anteng. Ga rewel sama sekali.
Selesai marhaban-an, dilanjutkan dengan ceramah singkat oleh ustadzah yang ditunjuk. Isinya kurang lebih mengenai bagaimana seharusnya kita sebagai orangtua mendidik dan membesarkan anak agar menjadi pribadi yang sholihah.
Selesai ceramah, ditutup dengan doa penutup. Dan pengajian pun berakhir sebelum azan Dzuhur berkumandang. Alhamdulillah, semua lancar, semua senang.

Untuk acara aqiqah dan selapanan ini, kami menggunakan jasa catering Laut Tawar as usual. Udah langganan banget kan?? Hahah
Sejak jaman lamaran, akad nikah, sampe resepsi semua made in Laut Tawar. Nah sekrang juga sekalian deh. Kambing aqiqah juga kami percayakan pada Pak Abdulrahman pemilik Laut Tawar catering.
Jadi, kami memesan menu box 90 box, dan menu buffet 50 pax, dimana per pax nya sebesar Rp 45ribu. Kambing aqiqah kami pesan 1 ekor Rp 1,5juta sudaj jadi gulai.

Lalu, apa saja tentengan yang dibawa ibu2 pengajian pulang dari acara kami?
Ini rinciannya :
1 box nasi kotak Laut Tawar isi ayam bakar, kakap asam manis, dkk.
1 box kue Majestyk ambe cook bolu
1 box roti penganan isi risoles, bolu, dan lemper
1 paket keramik piring kue yg digrafir nama Ayrra

Nah, berapa rincian biaya nya?
Ini untuk menjawab pertanyaan temanku yang minta cepat dijwb pertanyaannya ttg biaya aqiqah.
Okelah, ini perkiraannya.

Box nasi : Rp 25000 x 90
Box kue Majestyk : Rp. 13500 x 90
Box penganan : Rp. 7000 x 90
Souvenir piring keramik grafir : Rp 15000 x 90
Catering : Rp 45000 x 50 (buffe utk keluarga saja)
Kambing : Rp 1.500.000
Amplop utk ustadzah dkk (7 orang) : Rp. 1.000.000
Biaya lain2 (plastik parcel, dll) : Rp. 200,000

Nah, totalnya sekitar Rp 10juta lebih. Alhamdulillah sedang ada rejeki. Jadi kami bisa berbagi bersama ibu2 pengajian.

Nah, untuk foto2nya kira2 ky begini nih.. serba putih2 seragamnya :




Yang pasti, syukur alhamdulillah kami sudah menjalankan kewajiban kami sebagai orangtua untuk meng-aqiqahkan Ayrra. Semoga Ayrra tumbuh menjadi anak yang sholihah, berbakti pada orangtua, cantik paras dan hatinya, menjadi pribadi yang bisa membanggakan mama dan papa ya nak. Amin.
Mama papa love Ayrra.