Selasa, 07 Februari 2012

Hellow 2012.. Recap January :)

Lagi lagi harus ambil kemoceng bersihin debu yang menebal di blog yang ga pernah ditulisin lagi ini... hehehe...
Maafkeun ya blog, kebanyakan lembur dan lembur dan lembur, jadi ga ada waktu untuk nulisin satu posting aja di sini..

Alhamdulillah ya.. (bukan sesuatu banget-nya Syahrince), udah 2012.. Tahun demi tahun dilewati tanpa ada resolusi yang aku buat. Semuanya alhamdulillah berjalan mengalir seperti air saja. Alhamdulillah, di tahun 2011 bisa diberi banyak rezeki dari Allah, Ayrra tumbuh sehat, si Papa apalagi, tambah subur. Hahaha.. Alhamdulillah di penghujung tahun 2011 juga diberi amanah lagi oleh Allah berupa kehamilan kedua. Alhamdulillah kerjaan makin sibuk, berarti aku makin dipercaya sebagai bagian dari teamwork di kantor ini. ALhamdulillah wasyukurillah.. :D

So, Januari ini ada apa?

Ga lain dah ga bukan yang menyita waktu adalah lembur mempersiapkan laporan keuangan konsolidasi perusahaanku. Dua minggu pertama habis untuk lembur. Sabtu Minggu pun masuk lembur. Semua demi memenuhi target waktu pengumpulan laporan keuangan. Alhamdulillah, tercapai dan terselesaikan. Walaupun harus mengorbankan weekend yang sangat berarti untuk main2 dengan Ayrra, toh namanya tanggung jawab pekerjaan kan harus dilaksanakan. Quality time dengan Ayrra alhamdulillah bisa didapat malam hari sepulang lembur, karena Ayrra termasuk ga bisa tidur sebelum mamanya pulang kerja, walaupun mamanya baru pulang jam 11 malam. Wheewww...

Alhamdulillah juga, di bulan Januari ini kandunganku memasuki usia 4 bulan. Berarti di usia 4 bulan ini ditiupkan ruh untuk calon bayiku. Alhamdulillah, pengajian 4 bulanan pun sempat kami adakan di akhir Januari ini, tepatnya tanggal 29 Januari lalu, bertempat di rumah mamaku. Dengan mengundang sekitar 60 orang Ibu-Ibu pengajian komplek, alhamdulillah acara berlangsung khidmat. Alhamdulillah ya Nak, banyak yang mendoakan kamu. Semoga tumbuh sehat selalu dalam rahim Mama ya Nak. Amin. Kenapa kok diadakan di rumah Mama, bukan di rumah sendiri? Tidak lain karena aku berencana mengadakan aqiqah nanti di rumahku, jadi sekarang biar ga terlalu repot juga, maka diadakan di rumah mama, dengan pengajian yang tentunya juga sudah familiar. Untuk acara pengajian 4 bulanan ini, di sela-sela kesibukanku, aku masih sempat hunting souvenir berupa piring kue besar oval, cake majestyk, sablon sticker untuk piring kue, selendang kerudung (hunting di Thamrin City), serta tas spundbond sebagai wadah pemanis seluruh souvenir tersebut. Untuk box makanan, kami percayakan pada restoran Padang Sederhana dan Toko Kue Mirasari. Alhamdulillah, semua memuaskan.

Di akhir bulan Januari ini juga, aku berkesempatan berdinas ke Bali, setelah 4 tahun tidak menginjakkan kaki di Bali, akhirnya aku kembali. Memang intinya dinas, maka akupun tidak bisa pergi kemana-mana. Karena acara nya full day hingga sore. Akhirnya yang dituju lagi lagi adalah Joger dan Krisna saja untuk belanja oleh-oleh. Hahaha.. Tiga hari berlalu hanya di hotel. Alhamdulillah acara dilangsungkan di hotel Inna Kuta Beach, yang tepat di sisi pantai Kuta. Akhirnya aku pun hanya bisa berjalan2 di sepanjang pantai kuta, plus ke Jimbaran untuk makan seafood sejenak. Selebihnya? belanja belanja dan belanja.. haha...

Alhamdulillah, begitu banyak kan karunia Allah. Mudah2an aku tidak pernah mengkufuri nikmat-Nya. Amin.

Rabu, 28 Desember 2011

Alhamdulillah.. diberi amanah lagi oleh Allah..

Hehehehe...

Apa sih yg mau mama ceritakan?
Sudah menghilang sekian lama dari blog, tau2 mau cerita amanah.
Amanah apa lagi nih??

Alhamdulillah...
Kami diberi amanah kembali untuk kedua kalinya dari Allah swt.
Ya.. aku hamil lagi.. Saat ini usia kandunganku sudah menginjak 12 weeks atau sekitar 3 bulan. Alhamdulillah, sejauh ini sehat wal afiat. Mudah2an calon adiknya Ayrra ini sehat dan kuat seperti kakaknya.

Kalau menilik kembali ke belakang, saat masa2 awal kehamilan, duuuhhh.. aku sedih banget. Usia kehamilan 6 minggu, aku sudah harus mengkonsumsi antibiotik Cefat selama 3 hari. Karena sepulang dinas dari Surabaya, malamnya aku panas tinggi. Jadi langsung dari Bandara dijemput papa langsung diantar ke UGD RS Hermina. Divonis radang tenggorokan, ya memang penyakit langgananku.. Demam sampai 39 derajat. Aku di RS sampai pukul 12 malam, ditemani papa yang juga sudah lelah. ALhamdulillah, dalam 3 hari aku sembuh dan bisa kembali beraktifitas.

Cobaan ga hanya berhenti disitu. Akhir tahun selalu jadi waktu yang super sibuk bagi divisi akuntansi. Belum lagi workshop karena penerapan IFRS yang mengejar waktu, pelatihan dan ujian Certified PSAK, diklat ini dan itu, yang semuanya habis dilakukan dalam 2 bulan terakhir. Yang kasihan tentu saja Ayrra yang harus ditinggalkan berhari2, bahkan berminggu2. Dan yang nightmare lagi adalah, di kehamilan keduaku ini, aku mabok dan mual bukan main, sungguh berbeda dengan kehamilan Ayrra dulu yang anteng2 aja. Tiap sore aku muntah2, hingga saat ini. Susu juga tidak pernah aku konsumsi lagi, karena mual yang sangat. Mudah2an semua ini cepat berlalu.

Aku nikmati dengan ikhlas semua ini, karena memang setiap kehamilan berbeda. Mudah2an Allah memberikan kesehatan selalu bagi janin dalam kandunganku, juga untukku dalam mengandung calon baby #2 ini. Amin.

Jumat, 04 November 2011

Quick Escape to Bandung, 29-30 Oct

Yippiiie.. Ke Bandung lagiiii...
Bandung emang ga pernah ngebosenin untuk dikunjungi, lagiii..lagiii.. dan lagiiii..
hihihi.. #kaya iklan#

Awalnya ga ada rencana gimana2 banget sih ke Bandung, pingin coba liburan sejenak setelah penat abis lembur-lembur terus gara-gara laporan Triwulan 3. Dan karena popo tiba-tiba bilang : momo, nih ada hotel gratisan di Bandung, dari temen popo, di Hotel Har*is Bandung, mau coba ga?? Momo langsung mengiyakan duooong.. Siapa juga yg ga suka gratisan. hihihi..

Jadilah momo mulai susun itenerary abal-abal, mau ngapain aja di Bandung. Ga strict juga sih itin nya, karena nyadar, bawa toddler seusia Ayrra yang ga bisa diem pasti ada aja yg mesti diikutin tingkahnya.

Itinnya apa aja sih?
Sabtu : (1) Lunch @ Sapu Lidi (2) Check-in @ hotel + Leyeh2 (3) Origin Resto (4) Rumah Mode (5) Jl Riau

Minggu : (1) Breakfast and Check out early (2) Taman Lalu Lintas (3) Ouval Research (4) Amanda dan Oleh2 lainnya

Well, berangkatlah kami ke Bandung Sabtu pagi pukul 9. Momo dan Popo padahal dah mandi dan siap dari jam 6 pagi aja lohhh saking semangatnya. But hellooo, Ayrra baru bangun tidur jam 7 pagi, ditambah mandi dulu, makan dulu, jadinya baru selesai jam 9 pagi deh.. *pyuhh* Dan berangkat jam 9 pagi itu bukan berarti kami langsung berangkat ke Bandung sodara-sodara. Ternyata masih harus mampir dulu ke rumah Oma Opa nya untuk say bye sebentar, ijin bawa cucu nya jalan2 dulu, ga ketemu sabtu minggu.. Segitunya yaaa? Emang!!! hahaha.. Jalan dari rumah Oma Opa baru jam 9.30.. Disaat udah mau yakin kalo ga ada pemberhentian lagiii, eyangnya nelpon. Yup, eyang lagi di UI, ketemuaaan duooong sebelum ke Bandung.. Hadeeeh, mampir lah dulu kami ke UI. Ayrra digendong2 eyang dulu, sampe akhirnya jam 10.30 sajah sodara2 kami baru berangkuts.. Hihihi.. Kesiangan ya bookk.. Lupakan itin yang pertama : Ke Sapu Lidi untuk makan siang? Corettttt!

Karena berangkat yang udah siang, pas di rest area KM 56, kami udah laper aja loh. Jadilah melipir sebentar ke KFC untuk sekedar isi perut dan isi bensin sekalian. Lanjut perjalanan, sampe Bandung jam 13.30, langsung menuju hotel untuk check ini. Btw, ini pertama kalinya kami ke Bandung dan ga keluar pintu tol Pasteus, melainkan Pasir Kaliki. Karena ternyata hotelnya terletak di Jl. Kopo. Habis check in, kami langsung leyeh-leyeh sebentar, dan karena Ayrra lagi batuk pilek, ya sudahlah kami main2 saja di kamar hotel. Cerita tentang hotelnya? Standard lah ya, kamar kecil, no bath tub, tapi bersih dan masih baru. Pelayanannya lumayan. Makanan lumayan. Yah, wajar dengan rate yang sekian. Eits, tapi kan kami dapet gretongan?? Ga boleh complain dong dong dong.. hihihi..

Jalan-jalan di Bandungnya dimulai pukul 15.30. Kami keluar hotel, mencari arah ke Tol untuk keluar tol Pasteur. Soalnya yang kami familiar cuma jalan2 di sekitaran Pasteur sih, kalo keluar pintu tol lain jadinya masih bingung. Tujuan kami sore itu adalah early dinner di Origin. Walaupun momo udah buka web nya, plus udah print peta ke arah Origin, tapi tetep ya, masih nyasar. GPS di mobil ada, di HP ada, tapi salahkan momo dan popo yang ga melek teknologi ini. Jadi yaaa, nganggur aja ga difungsiin deh. Hahhaa.. Cara paling jitu adalah : langsung telpon Origin dan minta petunjuk jalan dari mbak-mbak yang angkat telponnya. Huahahhaahha.. Long story short, setelah kesasar 3x karena muter di tempat yang satu arah, sampai juga kami di Origin, di jalan Sumatra. Sebenarnya gampang sih arah ke sana, hanya agak mutar2 aja. Karena harus muterin Taman Lalu Lintas, dan setelah itu ambil arah ke kiri, setelah rel kereta api, di sebelah kanan ada Origin Resto dengan huruf "G" besar sebagai penandanya. Konsep resto ini cukup unik. Bagian depan resto adalah toko kecil yang menjual bahan makanan organik, bagian tengahnya barang-barang printilan lucu2 dan menarik hati (momo), dan di bagian belakangnya baru resto nya. Oh iya, di resto nya ini juga sangat cozy, ada sofa-sofa, flat TV dan pernak pernik yang natural seperti pahatan kayu, bangku kayu, dll.

Di Origin kami memesan :
1. Sop buntut Goreng Origin (60K)--> untuk Popo
2. Origin Mixed Grill (80K) --> untuk Momo
3. Mashed Potato (9K) --> untuk Ayrra
4. magnifico (mixed mango strawberry) --> untuk Popo
5. Lift Me Up (Banana, Strawberry, Soya Milk) --> untuk Momo

Gimana reviewnya? Sop buntutnya enak, mixed grill nya juga enak, tapi porsi nya sedikit untuk momo yang lagi kelaperan.. huaaaa.. Mashed potato nya yummy, tapi Ayrra malah memilih makan nasi sama kuah sop buntut popo.. hadeeehhh..

Selesai makan di Origin, niatnya mau ke Rumah Mode, tapi males karena hujan agak deras petang itu, jadi mutusin buat ke Jl Riau aja. Melipirlah kami ke Stamp, depannya Heritage. Niatnya emang buat cari oleh-oleh aja di situ, jadi beliin sweater buat MIL, sama kaos-kaos tulisan Bandung buat si mbak nya Ayrra. Kami sendiri ga beli apa-apa. Dari Stamp sudah jam 8 malam, langsung pulang menuju hotel karena hotel kami agak jauh ya booo.. Lagian suasana hujan gitu enaknya uyel-uyelan di kasur. Hahaha...

Sampai hotel sudah jam 9 malam, popo masih sibuk mindahin channel TV. Momo sibuk gantiin baju tidur Ayrra, dan Ayrra sibuk lari-lari di dalam kamar hotel menghindari momo yang berusaha gantiin bajunya :D What a perfect blend!

Hari kedua di Bandung, kami sudah bangun pagi-pagi. Momo sudah mandi jam 5 pagi, popo juga setelah momo, jadi jam 6 teng, kami sudah rapi dan wangi.. !!! hihihi.. Ayrra pakabar? masih tidur tentunya... Tapi, demi mengejar breakfast lebih awal, Ayrra kami bangunkan saja dengan disumpel susu, hihi.. Bangunlah dia. Momo gantiin baju sebentar, cuciin muka sebentar, dan kami angkutlah Ayrra menuju resto hotel buat breakfast.

Lay out hotel ini cukup lucu sebenernya. Untuk bagian resto-nya, nyambung dengan pool nya. Dan pool nya itu konsepnya yang air luber-luber gitu (apa ya bahasanya.. kok ndeso banget momo ini.. hihi). Ayrra momo suapin bubur ayam sambil main air di tepian pool. Hadeeehh... Toddler kalo pergi liburan, kok ya susah ya makannya. Apa cuma Ayrra aja yang kaya gitu ya? Cuma makan 10 sendok, dan udah.. Ya sudahlah, momo juga ga bisa maksain lagi Ayrra yang lebih tertarik main air daripada makan.

Selesai sarapan, kami bersiap untuk check out. Disinilah mulai crancky nya Ayrra. Nangis gaaaa berenti-berenti, dengan suara yang kejer melengking. Haduuuh, sampe malu sama tetangga sebelah kamar. Ternyata, nangis nya Ayrra itu karena Ayrra ga enak badan. Badannya mulai sumeng dan batuk pileknya semakin menjadi. Akhirnya setelah kelelahan menangis, Ayrra tertidur.

Setelah cabut dari hotel, kami memutuskan untuk menuju Taman Lalu Lintas sesuai itin awal. Sampai TLL masih pagi, pas baru buka jam 9. Di TLL ini, Ayrra juga kurang menunjukkan antusiasmenya. Kayanya karena pengaruh sakitnya Ayrra. Diajak naik kereta-keretaan keliling TLL baru agak mendingan. Overall, TLL ini cukup mendidik dan merupakan sarana hiburan murah untuk anak. Dengan tiket masuk yang hanya IDR 6500, kita sudah bisa bermain sepuasnya di TLL. Eits, tapi kalo mau naik kereta dan permainan lainnya, ada charge lagi yaaa. Sesuai dengan yang tertera di loket masing-masing permainan. Rata-rata IDR 4000 untuk tiap permainan. Ga lama di TLL, jam 10 kami keluar dari TLL, menuju Amanda yang di Dago untuk beli oleh-oleh. Antrian Amanda kebetulan ga terlalu panjang seperti di Kartika Sari. Jadi alhamdulillah ga memakan waktu lama untuk beli oleh-oleh. Standar lah ya oleh-olehnya, Brownies Kukus Blueberry yang jadi favorit.

Amanda ok, maka waktunya pulang. Ya, pukul 11 siang kami sudah berada di jalanan menuju pintu tol Pasteur. Tidak lupa melipir sebentar di kios-kios sebelum pintu toll Pasteur yang menjual keripik tempe dan keripik pisang kesukaan momo. Masuk pintu toll menunjukkan pukul 11.30 dan berakhirlah quick escape kami di Bandung. Ga akan bosen untuk mengunjungi Bandung. Next time, kita telusuri lagi resto-resto ok di Bandung, plus wisata nya.