Yiihaaa.. Akhirnya sampai juga di hari yang ditunggu-tunggu.
Apalagi kalau bukan Liburaaaaaaaaan..
Liburan yang direncanakan dari bulan Februari ini, pas ada tiket Garuda Promo, akhirnya terlaksana juga. Sebenarnya aku dan popo merencanakan liburan di akhir November tahun lalu. Ternyata oh ternyata, aku diberi amanah untuk hamil lagi. Awal trimester pertama pun aku mual-mual ga jelas, jadinya dipending deh liburannya, entah kapan. Nah, ga sengaja pas awal Februari lalu buka-buka web Garuda, lagi ada promo sampai tanggal 7 Feb. Langsunglah telp popo, nanya mau jadi liburan ga untuk April? Popo sih terserah aku aja, ya udah, aku bookinglah ke Bali untuk bertiga dengan Ayrra di akhir April. Pertimbanganku, akhir April sudah selesai laporan keuangan triwulan 1 tahun 2012, jadi akupun ga ada tangggung jawab pekerjaan saat cuti.
Permohonan izin cuti aku dan popo Alhamdulillah ga mengalami masalah. Semua smooth, aku dan popo sama-sama ambil cuti 3 hari kerja, Kamis 26 April s.d Senin 30 April 2012.
Pagi-pagi tanggal 26 April, jam 2.30 pagi (yeaahh.. jam 2.30 pagi *catet*), aku sudah bangun. Langsung mandi dan siap-siap perbekalan Ayrra. Jadwal pesawat kami sih take off nya jam 06.10 pagi. Tapi berhubung rumah kami yang jauh dari Bandara, di Depok aja gituhh, ya ga ada salahnya untuk siap lebih awal. Selesai mandi sekitar jam 3 pagi, sholat Tahajud dulu, trus mulai siapin bekal untuk Ayrra. Ayrra malamnya sudah aku gantikan baju dengan baju pergi, jadi tinggal angkut aja Ayrra ke taxi dan ganti diapersnya. Popo aku bangunkan sekitar jam 3 untuk mandi dan beberes. Taxi pesanan sudah stand by jam 3.30 pagi. Jam 4 pagi kami berangkat. Here we goooo…
Sampai Bandara sekitar jam 5, langsung minta tolong porter untuk bawa barang, walaupun kami cuma bawa satu tas besar dan satu tas punggung, tapi ga ada salahnya minta pertolongan porter karena Ayrra masih tidur, jadi digendong popo, dan aku dalam keadaan hamil besar 29 weeks, sudah terlalu lelah untuk mendorong tas koper dan bawa tas punggung. Langsung menuju ke loket check in, tapi karena aku sudah check in untuk booked seat di bagian depan di counter Garuda di Margo City Depok, jadi aku dapat seat di 5D dan 5E.
Sampai di ruang tunggu, di gate 16, aku harus mengisi form keberangkatan atas kehamilanku dilampirkan dengan surat dokter yang memang sudah aku copy untuk perjalanan ini. Ga terlalu lama mengisinya, hanya identitas diri dan tanda tangan pernyataan bahwa jika terjadi sesuatu selama perjalanan, maka menjadi tanggung jawab penumpang. Ok, surat pernyataan diisi, ditandatangan, dan menunggulah kami sampai sekitar pukul 05.45 dimana penumpang dipersilahkan masuk pesawat.
Sebelum naik pesawat, ga lupa foto-foto dulu dong.
Gimana Ayrra naik pesawat? Huhhh.. heboh teriak-teriak.. Walaupun pas saat masuk Ayrra agak2 cranky sedikit karena ketakutannya akan ruang tertutup, tapi itu ga berlangsung lama. Apalagi setelah take off Ayrra langsung tidur, dan ga bangun-bangung sampai kami landing di Ngurah Rai, Bali.
Tiba di Ngurah Rai tepat pukul 09.00 WITA, kami langsung menunggu bagasi kami. Driver yang kami sewa untuk mengantar kami selama di Bali juga sudah menelepon dan menunggu kami. Pak Rahman namanya. Alhamdulillah orangnya sangat santun dan baik.
Beliau merupakan satpam di unit kantorku di Bali, yang diminta tolong untuk menjadi pemandu kami selama di Bali.
Karena di pesawat sudah mendapat sarapan, kami pun langsung cabcus menuju tujuan pertama kami, Bali Bird Park. Bali Bird Park ini terletak di daerah Batubulan, alamat lengkapnya menurut website adalah:
Bali Bird Park
Jl. Serma Cok Ngurah Gambir
Singapadu, Batubulan - Gianyar – Bali
Telephone: 62 361 299352; Fax: 62 361 299614
Sesuai namanya, taman burung ini menyajikan berbagai jenis burung dari belahan Indonesia dan dunia. Tamannya terawat, bersih dan nyaman bagi balita untuk berlari-larian, mengingat di Jakarta cukup jarang taman yang bersih. Tiket masuknya per orang IDR 82.500. Ayrra masih belum bayar, jadi kami hanya membayar untuk 2 orang saja. Jam buka Bali Bird Park ini dari pukul 09.00-17.30 WITA. Karena cuaca di Bali yang umumnya panas terik sepanjang hari saat kami ke sana, jadi lebih baik kalau mengunjungi Bali Bird Park di pagi hari atau sore hari. Saat kami tiba di sana, cuaca cukup bersahabat. Panas namun tidak terlalu terik. Jadi Ayrra bisa lari-larian kesana kemari seolah-olah ingin menangkap burung-burung yang memang sengaja dilepaskan di taman tersebut.
-di souvenir shop-
Pertama masuk, kami bertemu dengan burung kakak tua dan nuri yang berwarna merah dan biru. Ga disia-siakan dong, langsung berfoto di dekat kedua burung tersebut. Ayrra tentu saja teriak-teriak kesenengan pingin banget pegang burungnya langsung, tapi kan ga boleh. Setelah itu kami berjalan mengelilingi taman burung, mulai dari burung di wilayah Sumatra, Borneo, Sulawesi, Papua, dll. Semuanya dibagi berdasarkan wilayahnya, dan tiap wilayah dibatasi dengan pintu masuk bertuliskan nama kawasannya. Cukup informatif menurutku. Di akhir perjalanan, terdapat semacam danau buatan yang didiami pelikan dan sejenis bangau-bangau. Melihat pelikan berdiri di dekat Ayrra, langsung saja didekati oleh Ayrra. Akibatnya, Ayrra dipatuk tangannya. Hihihi.. Kaget bukan main Ayrra, tapi untungnya Ayrra ga kapok dan ga nangis.
Menjelang pintu keluar Bird Park, kita akan melewati souvenir shop. Ya..yaaa..yaaa.. bagi yang bawa anak kecil, tentunya susah untuk ga meminta anak-anak tidak tertarik pada barang-barang yang dijual disitu. Lucu-lucu memang, dan typical harga di souvenir shop tempat wisata, sudah pasti barang-barangnya mahal. Hehehe… Seperti yang Ayrra pilih, hanya mainan plastic bangau-bangauan, dibandrol dengan harga IDR 66.000. Ayrra ga mau lepas itu bangau nya, akhirnya dibelikan juga sama popo itu bangau. Hihihihi…
Di seberang Bird Park, yang masih satu kawasan dengan Bird Park-nya, terdapat Reptile Park. Sesuai namanya, Reptile Park tentu berisi bermacam-macam reptile, seperti ular, buaya, biawak, dll. Tidak perlu membayar tiket lagi untuk masuk ke Reptile Park, karena sudah termasuk di tiket masuk yang sebesar IDR 82.500 saat awal tadi. Karena tempatnya yang kurang terlalu nyaman buat anak kecil, maksudnya cenderung gelap dan tidak bebas lari-larian, kami ga berlama-lama disana. Sekedar melewati saja. Ga terlalu lama di Reptile Park, kami keluar dari kawasan Bali Bird and Reptile Park.
Hari sudah cukup siang saat kami keluar dari Bali Bird and Reptile Park, sekitar pukul 13.00 Wita. Karenanya, kami memutuskan untuk cari makan siang dulu. Karena sudah buat itinerary selama 5 hari di Bali, maka jadwal makan siang kami hari itu adalah Bebek Bengil di kawasan Ubud, yang tidak terlalu jauh dari Bali Bird Park. Alhamdulillah hari itu bukan hari libur, masih hari Kamis, jadi ga terlalu sulit untuk mendapatkan tempat di Bebek Bengil. Menu yang dipesan pastinya menu nge-heitz andalan Bebek Bengil : Bebek Goreng Crispy dengan sambal matahnya dan sayuran khas Bali. Karena menggunakan driver, maka kami juga mengajaknya turut makan siang. Harga Bebek Goreng Crispy satu paket beserta nasi dan sayurannya dipatok sekitar IDR 72 K ++. Untuk minuman, kami pesan Ice Tea (IDR 13 K ++) dan Soda Gembira (IDR 28K ++). Total kerusakan sekitar IDR 382 K. Ini kedua kalinya aku makan di Bebek Bengil, pertama kali tahun 2006 saat harganya masih IDR 60 K. Cukup worth it menurutku untuk makan disana dan suasanya sawah yang adem membuat makan juga makin berselera. Popo sampai menambah nasi saking berseleranya makan disana. Entah laper, entah memang enak. Hahaha.. Tapi memang enak sih menurutku, dan crispy nya pas banget. Dilengkapi dengan sambal matahnya yang endues, makin menambah selera makan. Ayrra juga suka. Aku suapin habis separuh porsi nasi dan bebek yang disuwir-suwir. Alamat Bebek Bengil :
BEBEK BENGIL
JL. HANOMAN, PADANG TEGAL, UBUD
0361-975489/977675
Perut kenyang dari Bebek Bengil, kami lanjut lagi ke Bali Safari and Marine Park. Yeah, itinerary hari pertama memang ke Bali Bird Park, makan di Bebek Bengil, lanjut ke Bali Safari, diakhiri dengan check in di Aston Benoa. Bali Safari and Marine Park (BSMP) ini juga terletak di daerah Gianyar, alamat lengkapnya :
Bali Safari and Marine Park
Jl. Bypass Prof. Dr. Ida Bagus Mantra, Km. 19,8
(Golden Line of Bali)
Gianyar 80551
Bali – Indonesia
Sudah banyak yang mereview tempat ini, apalagi makin nge-hitz di kalangan ibu-ibu dengan balita. Dan BSMP pun juga terpilih sebagai Indonesia Leading Amusement Park 2011/2012 versi Indonesia Travel and Tourism Awards 2011/2012. Makin terkenal aja deh tempat ini, dan jadi penasaran kalo ke Bali harus dijadwalin BSMP jadi tempat tujuan wisatanya.
Tiket masuk BSMP untuk WNI IDR 135 K per orang. Di bawah 3 tahun masih gratis. Saat ke BSMP lalu, sedang ada promo dari Kartu Kredit BCA, discount 20%. Lumayan juga jadinya mengurangi biaya tiket masuk. #emak irit#
Begitu masuk, langsung diangkut dari Main Terminal dengan bis kereta-nya Safari menuju Terminal Bali, dimana kami akan memulai petualangan di BSMP ini. Ayrra tentu saja kesenengan naik kereta. Ga mau turun saat sudah sampai di Terminal Bali. Hihihi… Di Terminal Bali ini, begitu masuk langsung disambut dengan Fresh Water Aquarium di sebelah kanannya. Ikan-ikannya diobok-obok airnya oleh Ayrra, dikira Ayrra mirip Sea World yang kolam sentuh mungkin. Hahaha.. Ada beberapa jenis ikan, yang tidak berbahaya ditaruh di kolam terbuka, sedangkan yang berbahaya seperti piranha dimasukkan dalam akuarium.
Dari Fresh Water Aquarium, lurus terus berjalan menuju Lobby Barong. Karena tujuan utama kami ingin Safari Exploration dahulu dengan bis Safari, maka kami langsung menuju ke Terminal Toraja untuk menunggu bis-nya. Waktu tunggunya agak lama, sekitar 20 menit saat itu. Dan waktu sudah menunjukkan pukul 16.00, sedangkan BSMP tutup pukul 17.00. Setelah cukup lama menunggu, datanglah bis yang akan membawa kami meng-explore BSMP. Bisnya nyaman, dengan AC yang dingin dan jendela lebarnya memudahkan Ayrra melihat binatang di sekeliling BSMP. Untungnya Ayrra sudah cukup familiar dengan hewan-hewan disana, jadi bisa main tebak nama hewan selama keliling dengan bis. Guide yang di dalam bis juga sangat informatif dan mampu menyegarkan suasana di bis agar tidak bosan. Informatif untuk setiap hewan yang kami temui, langsung dijelaskan dalam bahasa Inggris dan Indonesia. Kemudian juga setiap melewati jembatan yang bergerigi, mbak Guide nya selalu meminta kami untuk berteriak bersama, jadi seru di dalam bis.
Bis mengelilingi semua lokasi Safari Trek, termasuk Tsavo Lion resto dimana bisa makan sambil melihat singa di sebelah kita (tentu saja dibatasi dengan kaca tebal), serta Mara River Safari, penginapan di dalam BSMP ini. Selesai mengelilingi keseluruhan Safari Trek, bis kembali ke Terminal Toraja.
Waktu masih menunjukkan kurang dari pukul 17.00 Wita, so, kami melanjutkan perjalanan kaki kami keliling BSMP ke arah Waterpark dan Fun Zone. Waterpark nya cukup seru, tapi sayangnya kami ga bawa baju renang saat itu. Dan memang tidak dijadwalkan untuk renang di BSMP ini. Di Fun Zone, Ayrra Cuma minta naik Carousel, yang tiket nya cukup mihil, IDR 30K hanya untuk satu putaran. #ihiks#
Selesai dari Fun Zone, kami sudah cukup lelah. Akhirnya diputuskan untuk kembali berjalan ke arah Lobby Barong, menuju Terminal Bali, dan menunggu bis yang akan membawa kami ke Main Terminal untuk keluar dari BSMP.
Keluar dari BSMP sudah pukul 17.15 Wita, dan kami memutuskan untuk langsung ke Aston Bali Benoa untuk check in. Sebelumnya, mampir dulu di KFC, untuk beli makan malam, karena males keluar lagi kalo sudah di hotel. Hihihi.. jauh-jauh ke Bali makannya KFC juga. Sampai di Aston sudah pukul 18.00 Wita, check in di lobby hotelnya, dapat welcome drink yang sangat segar untuk udara panas Bali sore itu, plus hand towel yang menyegarkan. Deluxe room yang aku booked juga sudah siap, dan view dari kamar kami yang cukup bagus, menuju ke taman dan kolam ikan koi yang menyejukkan. Kamar cukup luas, dengan luas 42 m2. Fasilitas baik, pelayanan ramah, memiliki private beach yang bersih dan tidak ramai, intinya kami puas berada di Aston Benoa. Will be back for the next holiday, I promise.. :)
Malam itu kami hanya leyeh-leyeh di hotel, setelah perjalanan yang cukup melelahkan seharian. A great experience for the first day.. Ayrra pintar, ga rewel, makannya banyak, cukup cooperative, dan yang pasti, papa mama juga senaaaaaaang :)
Stay tune for the next day...
Hello world!
9 bulan yang lalu


0 komentar:
Posting Komentar