Kamis, 18 Oktober 2012

Milestone Baby Nararya

Terakhir posting tentang proses persalinan Baby Nara.. Sekarang baby Nara udah mau 4 bulan, mamanya baru bikin postingan lagi.. duuuh betapa malasnya si mama ini.. 

Yup, baby Nara memang sudah hampir 4 bulan usianya.. Perjuangan memberi ASI di 4 bulan pertama ini alhamdulillah masih mulus, ASI lancar, stok terjaga sekitar 120 botol @ 100 ml di freezer yang terus dirolling setiap hari, Nara juga mimik ASI nya pinter, lewat botol maupun nen langsung.. Mudah2an ga terjadi bingung puting seperti masa Ayrra dulu. Amin.

Apa aja record yang bisa mama catat di hampir 4 bulan pertama nya Nara?
Untuk berat, tinggi dan catatan imunisasinya, yang bisa mama catat adalah sbb :

22 Jun 2012 : Lahir dengan berat 3.820 kg dan panjang 51 cm
26 Jun 2012 : Pulang dari RS Pd Indah dengan berat 3.700 kg dan sudah divaksinasi Hep B yang pertama
21 Jul 2012 : Usia 1 bulan, berat 5.430 kg dan panjang 57 cm, vaksinasi Hep B yang kedua dan Polio 1
4 Aug 2012 : Usia 43 hari, vaksinasi BCG
23 Aug 2012 : Usia 2 bulan, berat 6.570 kg panjang 60 cm, vaksinasi simultan DPT 1, Polio 2, HIB 1 
 22 Sep 2012 : Usia 3 bulan, berat 7.510 kg dan panjang 66 cm, vaksinasi Rotarix untuk Rotavirus

Alhamdulillah, kenaikan berat badan dan penjang Baby Nara sangat signifikan. Mungkin menginjak di bulan ke empat nya sekarang sudah 8 kg-an beratnya. Mudah2an ASI mama bisa terus membantu perkembangan positif adek Nara. Amin.
Oh iya, di usia menginjak 4 bulannya, adek Nara sudah pintar tengkurap dan membalik dari posisi tengkurap ke telentang. Milestone yang cukup menggembirakan bagi mama, karena dulu kakak Ayrra baru 5 bulan bisa membalikkan badannya. Bukan mau membanding2kan anak2, tetapi setiap anak pasti punya kelebihan dan kekurangannya masing2, dimana kita sebagai orang tua harus bisa menyikapinya dengan bijak. Kalau soal mengoceh, kakak Ayrra lah jagoannya. Banyak sekali celotehannya mulai dari usia 3 bulan yang mama rekam.

Trus, apa lagi lucunya adek Nara..?? Nah biar foto saja yang berbicara kalau soal ini. Yang pasti, doa mama dan papa, semoga adek Nara sehat selalu dan bisa semakin baik perkembangannya. Amin.







 

Selasa, 25 September 2012

Welcoming Baby #2 : ARZACHEL NARARYA RENDY

#Usap-usap blog.. bersihin debu dari blog yang ga ditengokin lebih dari 3 bulan#

Alhamdulillah wasyukurillah..

Baby #2 akhirnya lahir tepat seminggu setelah aku cuti melahirkan. Baby #2 yang kami beri nama : Arzachel Nararya Rendy, dipanggil Adek Nara, lahir tanggal 22 Juni 2012, bertepatan dengan Hari Ulang Tahun kota Jakarta.. hihihi..

Memang karena aku memilih untuk kembali melahirkan secara Sectio, jadi bisa pilih tanggal. Sengaja pilih tanggal 22 Juni, biar gampang diingat saja, dan kebetulan hari Jumat, hari yang sama dengan hari lahir Kakak Ayrra. Usia kehamilanku pun sudah cukup bulan, 38w 5d. Dan menurut Obgyn-ku, jika memang mau Sectio, sebaiknya jangan sampai ada kontraksi terlebih dahulu. Dan alhamdulillah semua lancar.

Jumat pagi itu, subuh-subuh aku sudah berangkat bersama Popo. Bukan langsung ke RSPI, tapi ke kantor Popo dulu untuk absen. Iya, Popo memang sengaja tidak mengambil cuti dari hari Jumat itu, tetapi mengambil cutinya mulai Senin sehingga bisa menemaniku mengurus baby Nara di rumah nantinya. Kakak Ayrra kutinggal di rumah, dengan berbagai pesan kepada pengasuhnya, untuk segera makan dan mandi karena akan menyusulku ke RSPI bersama Opa dan Oma-nya.

Tiba di RS sekitar pukul 09 pagi. Langsung ke bagian Admission untuk mengurus kamar dan memberi advance atas biaya RS. Seperti yang sudah pernah aku tulis disini, perkiraan biaya melahirkan di RSPI untuk kelas VIP dan Sectio adalah sekitar 30-32 juta. Dan kami harus membayar advance-nya paling tidak 50% nya. Selesai mengurus advance dan memperoleh kamar yang kami inginkan, aku langsung dirujuk ke ruang VK untuk observasi awal.

Di ruang VK ini, aku dipasang alat CTG untuk memeriksa detak jantung baby dan gerakannya. Alhamdulillah semua normal. Di ruang ini pula aku dikunjungi oleh Obgyn-ku serta Prof. Ruswan yang merupakan dokter anestesi-ku, untuk memastikan kondisi-ku menjelang Sectio siang nanti. Ketika semua observasi dinyatakan baik, aku dipersilahkan istirahat di kamar sambil menunggu waktu Sectio sekitar pukul 13.00.

Aku mendapat kamar 3318, di lantai 3. Ruangannya karena di pojokan, jadi mendapat space yang lebih lega. Di kamar, aku mulai mengaji, mempersiapkan mental menjelang Sectio. Walaupun sudah anak kedua, tapi bukan berarti aku tenang2 saja. Tegang dan deg2an pasti ada, namanya pun mau operasi. Karenanya, aku menenangkan diri dengan mengaji sebelum operasi. Sekitar pukul 11, Ayrra bersama Opa dan Oma nya datang. Kulampiaskan bermain bersama Ayrra, karena nanti toh akan semakin sedikit waktuku bermain bersama Ayrra,karena harus dibagi dengan waktu ku mengasuh dan menyusui Nara.

Sekitar pukul 1 siang, suster mendatangi kamarku, mempersiapkanku dengan baju operasi, dan membawaku dengan kursi roda menuju ruang operasi di lantai 2. Semua keluarga mengantarku hingga ruang operasi. Suamiku, anakku, Eyang Putri dan Eyang Kakung, Opa dan Oma, serta adikku dan iparku turut mengantarku. Ga kuat juga aku menahan air mata sebelum masuk ruang operasi. Kukuatkan hatiku, dan tetap beristighfar agar memperoleh ketenangan.

Di dalam ruang operasi, aku masuk ke ruang 01. Di dalam, waktu menunjukkan pukul 13.15. Semua dokter sedang bersiap, alat2 juga sedang disiapkan. Prof Ruswan sudah mengelus2 punggungku, siap untuk menusukkan jarum suntiknya ke tulang belakangku. Yaaa.. aku masih ingat rasanya ketika saat Sectio Ayrra dulu, dan sekarang aku harus mengalaminya lagi. Tapi karena sudah pengalaman, kali ini aku tidak terlalu tegang. Ku rileks-kan badanku, sambil terus berdoa. Tak berapa lama, jarum suntik sudah menusuk, dan kakiku terasa kebas, tak berasa apapun, hingga akhirnya dibantu para nurse di ruang bedah untuk ditidurkan. Ketika obgyn-ku sudah datang, dan dipasang musik jazz di ruang operasi, dimulailah operasi itu. Dokter anak pun sudah datang.

Waktu menunjukkan pukul 13.39 ketika aku mendengar tangisan bayi setelah perutku didorong ke bawah oleh para dokter. Alhamdulillah, baby #2 sudah lahir. Para dokter memberi selamat padaku. Alhamdulillah, laki-laki. Sepasang sudah putri dan putra kami.

Baby #2 langsung diberikan padaku untuk melakukan IMD. Tetapi IMD ku sepertinya tidak berhasil, karena baby #2 menangis sepanjang IMD. Dan akupun dalam keadaan kurang sadar akibat pengaruh bius. Jadilah, IMD yang hanya berlangsung 20 menit itu tidak berhasil.
Ketika aku terbangun, aku sudah ada di ruang pemulihan. Tak berapa lama, aku didorong kembali ke kamarku untuk menyusui baby #2.

Alhamdulillah, baby #2 sudah diazankan oleh Popo. Ketika ditimbang dan diukur, beratnya adalah 3,810 kg dan 51 cm. Cukup besar yaaa.. Alhamdulillah semua sehat.. Pemulihanku juga berlangsung cepat. Doa kami, semoga Nara menjadi anak yang sholeh, menjadi lelaki yang mulia, berilmu, dan dimudahkan rezeki-nya, seperti arti nama Nara. Aamiin.









Selasa, 05 Juni 2012

Belanja belanji-nya Baby #2

Cerita persiapan kelahirannya Baby #2 kayanya ga seheboh kakaknya dulu yaa.. Bukan berarti aku ga excited menunggu kelahiran Baby #2 lho.. Pasti excited lah, apalagi dari dulu pingin banget punya baby boy.. Insya Allah baby #2 nanti berjenis kelamin laki-laki. Amin.

Untuk baju-baju, popok, celana, endesbre endesbre sebenarnya ga terlalu heboh seperti waktu Ayrra dulu. Ya gimana dong, baju, celana, popok Ayrra masih bagus-bagus, plus masih banyak yang belum dipake malahan. Belum lagi kado-kado Ayrra masih setumpuk di lemari, belum disentuh sama sekali. Jadinya yaaa itu aja yang dibuka dulu, kalo kurang, baru beli lagi. Yang dibeli lagi untuk persiapan Baby #2 itu antara lain : perlak, kaos singlet laki-laki, bantal guling (punya Ayrra masih bagus, tapi lupa naro-nya, ehhh setelah beli baru ketemu), tambahan popok 1/2 lusin, sama celana pop. Lainnya, masih punya Ayrra sendiri udah satu lemari aja waktu dicuci-cuci kemarin.

Untuk toiletries-nya pun masih ada Sebamed Baby Bath, Sebamed Baby Shampoo, dan Sebamed Baby Cream yang belum dibuka sama sekali. Mothercare Liquid Talk juga masih ada punya Ayrra, tapi pasti akan beli lagi, karena memang yahud sih fungsi si Liquid Talk ini untuk ruam-ruam dan mengatasi bentol alerginya Ayrra.

Nah, yang pasti dibelanjain baru adalah baju pulang Rumah Sakitnya. Kebetulan pas ke PIM sekitar bulan lalu, melipirlah kami ke Mothercare PIM. Sempet tertarik sama jumper warna hijau, tapi kok ga ada pasangan untuk selimut dan bedongnya. Beralihlah ke jumper warna biru, yang ada padanannya untuk sarung tangan, topi, dan bedongnya. Untuk selimut lapisan dalam dan sepatunya, akhirnya kami beli di baby shop di ITC Depok, karena di MC cuma ada kaos kaki warna biru, bukan model sepatu yang kami inginkan. Penampakannya kira-kira seperti ini :










Sehat-sehat ya Sayang.. mudah2an kita bisa bertemu di akhir bulan ini. Mudah-mudahan baby #2 tambah ganteng dengan baju pilihan mama papa ini. Amin.

Oh iya, bulan lalu lagi ada promo MC, khusus member, dengan pembelanjaan minimal IDR 1 juta, bisa membeli stroller silvercross pop sport seharga IDR 1.599.000, dari harga awalnya yang sekitar IDR 2.4 juta. Tadinya ga terlalu tertarik, karena di rumah kan sudah ada 2 stroller, Esprit Explorer untuk yang dari New Born, dan Chocolate I Sport untuk jalan-jalan santai. Nah, tapi dasar kami banci diskonan, dan ngerasa sayang kalo ga diambil, ya diambillah promo itu. Dirakitlah si Silvercross Pop Sport warna Blue Bell yang jadi pilihan kami. Dan Ayrra yang kebetulan lagi tidur, langsung ditidurkan aja disitu. Tambah nyenyak lho tidurnya. Hehe..




Yak, nambah lagi koleksi stroller kami. Mudah-mudahan nanti Baby#2 betah ditaruh di stroller, ga kaya Ayrra yang ga mau pake stroller sama sekali. Hehe..

Selasa, 29 Mei 2012

Wonderful Bali Holiday - Day 2

Lanjutan Day 1 dari sini

Hari kedua ini, itin kami di Bali antara lain :
1. Exploring hotel, menikmati private beach Aston Benoa
2. Naik Glass Bottom Boat menuju Pulau Penyu Tanjung Benoa
3. Menuju Garuda Wisnu Kencana
4. Makan siang di Pecel Bu Tinuk
5. Uluwatu
6. Lihat sunset di Klapa, Dreamland

Hihihi.. cukup padat yaaa.. Tapi aku sudah perhitungkan karena jaraknya yang dekat-dekat tiap tempatnya, jadi sepertinya memungkinkan untuk bisa dikunjungi semuanya.

Pagi-pagi jam 5.30 Wita, aku sudah bangun. Sholat Subuh, mandi, beres-beres sana sini, dan bangunin popo.. Popo mandi, gantian bangunin Ayrra, sambil bilang kalo kita mau renang pagi itu. Apa daya, anaknya masih ngantuk aja loh.. Ga mau dibangunin.. Yo wis lah, biarin si anak kicik bobo lelap dulu, biar ga cranky seharian nanti. Jadilah Ayrra baru bangun jam 7 Wita, dimana udah panas aja di Bali. Karena memang mau explore hotel, jadi begitu Ayrra bangun, langsung kita ajak jalan-jalan keliling hotel.

Aston Benoa ini cukup child friendly menurutku. Lingkungannya tenang. Private beachnya bersih, tenang ombaknya, dan pasirnya putih. Aku dan Ayrra asik membuat gunung-gunungan dari pasir pantai. Setelah itu, gantian Popo yang asik main ciprat-cipratan air laut sama Ayrra. Keasikan main di pantai, ga kerasa sudah jam 8 aja. Matahari mulai terik, kami mulai melipir kembali ke hotel untuk bersih-bersih. Berhubung Ayrra belum mandi, jadi mandiin Ayrra dulu baru breakfast.








Sekitar jam 9 Wita kami breakfast di Resto-nya Aston. Makanannya standar breakfast lah ya, tapi enyak-enyak kok.. :)
Paling suka french toast nya sama pancake nya. Ayrra makan apa? Biasalah, ini anak lidahnya Indonesia sekali. No bread, No pancake, maunya nasi putih ato nasi goreng. Titik. Hahaha.. Berhubung nasi gorengnya enyak juga, langsung aja aku bekal nasi gorengnya, masukin ke wadah lock n lock yang selalu aku bawa kemana-mana #emak irit# untuk bekal makan siangnya Ayrra, takut-takutnya kelewat jam makan Ayrra dan belum nemu resto yang OK. hihihi.. #pembenaran#

Selesai breakfast, kami sudah ditunggu driver kami Pak Rahman di lobby hotel. Yaaa... dimulailah petualangan hari ini.

Hari ini aku dan popo sudah berkostum celana pendek, artinya sudah siap untuk basah-basahan. Agenda hari ini memang mau naik Glass Bottom Boat menuju Pulau Penyu (Turtle Island). Keluar dari hotel sekitar pukul 9.30, kami menuju ke salah satu agent di Benoa yang gak jauh dari hotel untuk menyewa kapal menuju Pulau Penyu. Setelah tawar menawar, akhirnya kami bisa menyewa Glass Bottom Boat nya sebesar IDR 325 K. Kapalnya cukup bagus, bersih, dan terawat. Yang jadi masalah buat aku, karena modelnya yang seperti speed boat tapi ukurannya besar, maka setiap kali pecah ombak, langsung kontraksi lah perutku. Hihihi... bumil bandel.. Harusnya mungkin aku naik yang model perahu nelayan biasa, harga sewanya juga lebih murah sekitar IDR 250 K, tapi berhubung popo pinginnya sewa yang model speed boat, yo wislah, si momo yang jadi tumbalnya, kena kontraksi bolak balik. Hehehe..

Perjalanan naik glass bottom boat menuju Pulau Penyu ga terlalu lama, sekitar 20 menit. Sepanjang perjalanan, kita bisa melihat bawah laut yang kaya akan biota laut dan ikan-ikan kecil yang lucu-lucu sambil memberi makan ikannya. Sampai di Pulau Penyu, kami langsung disambut (atau dihadang?) oleh guide yang menemani kami selama di Pulau Penyu. Pertama kami diantar ke kandang Penyu yang besar, dimana kami bisa foto-foto dengan penyu itu, atau bahkan bisa menaiki penyunya jika pengunjungnya adalah anak kecil. Berhubung Ayrra ga mau naik penyunya, ya akhirnya cuma foto-foto di sebelah penyu besar itu. Lanjut ke anak-anak penyu, di sini kita bisa pegang anak-anak penyunya untuk foto bareng kita. Geli juga pegang anak-anak penyu itu, apalagi ketika kakinya gerak-gerak.. hihihi..







Dari bagian penyu-penyu, kita beralih ke bagian ular. Hahaha.. klo bagian ular sih bagian momo. Yang jijik pegang ular justru popo. Jadinya, cuma aku yang pegang ular saat difoto. Lepas dari ular, ada berbagai hewan lain yang bisa difoto bersama, antara lain burung hantu, kelelawar dan monyet. Terakhir, kami berfoto di lambangnya Pulau Penyu yang bertuliskan "Welcome to Turtle Island".





Lelah berpanas-panasan di Pulau Penyu, kami duduk-duduk di warung yang memang sepertinya disediakan di Pulau Penyu untuk melepas lelah sejenak sebelum kembali ke perahu. Kami memesan 3 kelapa muda batok @ IDR 20 K, yang mana ternyata kelapa mudanya masih sangat muda, ga ada dagingnya boo.. hihi.. tapi cukup lah buat mengusir dahaga air kelapanya.


Selesai minum air kelapa, kami pun kembali ke perahu, untuk kembali menuju Tanjung Benoa melanjutkan itinerary yang lain. Ternyata sesampainya kembali di Tj Benoa, Ayrra cranky, karena mengantuk dan memang sudah masuk jam tidurnya yang sekitar pukul 11. Belum lagi laut sedang pasang sehingga celana ku basah kuyup saat turun perahu. Ganti baju dulu deh, lanjut menidurkan Ayrra di mobil.


ini perahunya...

Tujuan selanjutnya adalah Garuda Wisnu Kencana. Karena masih jam 11 dan masih kenyang, akhirnya diputuskan makan siang diundur saja setelah dari GWK. Ayrra sudah tidur di pangkuanku, dan selama kami berada di GWK, Ayrra tetap tidur. Jadi Ayrra ga tau tuh, kalo selama sejam kami berada di GWK, foto-foto, keliling-keliling, dll. Untungnya di GWK ada tempat yang lumayan adem dinamakan Balai Bengong, dimana kita bisa melihat miniatur rencana GWK jika sudah jadi, dan ada teropong yang bisa melihat Bali dari ketinggian dengan membayar koin IDR 5 K per 2 menit. Untungnya lagi, Pak Rahman sang driver sangat menolong dengan menggendong Ayrra yang tidur selama kami berkeliling GWK. Jadi Ayrra bobo di Balai Bengong digendong Pak Rahman, sementara aku dan popo berfoto-foto dan berkeliling. Hehehe.. Thanks to Pak Rahman yang udah jadi super driver sekaligus baby sitter buat Ayrra.. hehehe..




Selesai sightseeing di GWK, ternyata udah jam 1 aja. Perut sudah keroncongan. Kami minta tolong Pak Rahman untuk mengantar ke Nasi Pedas Bu Andika di daerah Kuta. Tapi apa daya, siang itu jalanan ke Kuta macetnya minta ampun. Jadilah kami makan di Nasi Pecel Bu Andhika yang pertama kami lewati. Makanannya murah-murah, dan langsung dipasangi label harga gitu setelah pesanan kita bawa. Jadi, nanti tinggal di total aja yang harus dibayar, berdasarkan label harga yang kita terima, baik untuk makan dan minumannya.

Puas mengisi perut di Nasi Pecel Bu Andhika, kami balik lagi ke arah selatan menuju Uluwatu. Siang itu sebenarnya rencana kami langsung ke Dreamland, tapi kok ya sinar matahari masih terik banget, masih jam 3 sore, masih jauh menuju sunset yang memang kami jadwalkan di Dreamland. Atas saran Pak Rahman, kami pergi dulu ke Uluwatu yang ga terlalu jauh dari Dreamland.

Di Uluwatu ini terdapat pura dan hutan yang didiami kera yang cukup banyak. Di sore hari menjelang matahari terbenam juga terdapat pertunjukan Tari Kecak yang menawan. Sayangnya kami sampai di Uluwatu sekitar jam 3 sore, saat matahari masih terik-teriknya. Kami memutuskan untuk menggunakan jasa pemandu wisata untuk membantu menghalau kera-kera yang nakal di hutan Uluwatu. Karena pada saat yang bersamaan dengan kami, ada perempuan yang kehilangan digicam-nya karena diambil oleh kera-kera disana, dan hingga kami pulang pun kamera nya belum ditemukan. Yang kami takutkan bukan barang tepatnya, tapi takut Ayrra dicakar atau diganggu oleh gerombolan kera itu. Alhamdulillah, sepanjang kami disana tidak diganggu sama sekali oleh gerombolan kera itu.



Pemandangan di Uluwatu ini memang sangat indah. Lebih indah lagi jika menjelang sunset sebenarnya. Bisa berfoto di pinggiran tebing yang di bawahnya tepat samudra dan latar belakang langit yang biru, sungguh benar-benar keagungan Allah yang menciptakan. Yang agak menguras tenaga adalah naik undak-undakan menuju pura yang di atas. Huffff... dengan kondisi hamil 7 bulan, cukup melelahkan buatku. Apalagi popo yang sambil menggendong Ayrra, keringatnya berjatuhan terus. Hihihi.. hitung-hitung olahraga siang ya po...

Cukup satu jam kami berada di Uluwatu, karena panas yang juga masih menyengat, kami memutuskan untuk meninggalkan Uluwatu, dan segera menuju Klapa, Dreamland. Perjalanan menuju Klapa dari Uluwatu tidak terlalu jauh, hanya jalan menurun dan bisa dicapai sekitar 15 menit. Sekitar pukul 15.30 kami sudah tiba di Klapa. Ganti baju Ayrra sebentar, kemudian kami langsung masuk ke Klapa.

Untuk masuk ke Klapa, kami diharuskan membayar entrance fee-nya sebesar IDR 100 K per orang. Untuk Ayrra masih gratis. Entrance fee-nya itu bisa digunakan untuk membeli makanan dan minuman selama di resto-nya. Karena masih siang dan perut masih kenyang, kami memilih untuk berfoto-foto dulu sambil berkeliling Klapa yang memang view-nya bagus banget. Sekitar pukul 5 sore, barulah kami mencari table untuk memesan makan. Sekalian juga menyuapi Ayrra. Favorit Ayrra tentu saja nasi goreng. Jadi aku memesang nasi goreng ayam untukku dan Ayrra, sementara popo memesan nasi goreng daging. Nasi gorengnya enyaak.. menunya lengkap dengan sate ayam/daging lilit yang yummy. Ayrra pun lahap makannya.









Selesai makan, ga terasa matahari mulai terbenam. Cepat-cepat kami turun menuju pantai Dreamlandnya untuk mengabadikan moment indah itu. Ayrra bolak balik teriak : mamaaa.. matahali mau ilang.. mau ilaang.. hahaha.. lucunya kamu Nak..
Tangga menuju pantai Dreamland kalo dari Klapa ga terlalu curam dan ga terlalu banyak anak tangga yang harus dituruni. Akhirnya kami bisa berfoto-foto tepat sebelum matahari terbenam. Setelah terbenam, kami foto-foto lagi di pinggir kolam renang Klapa yang berada di tepi tebing. Kami memang ga mengagendakan renang di Klapa, karena toh di hotel juga kolam renangnya sudah lebih dari cukup. Sekitar pukul 6 sore, kami memutuskan untuk meninggalkan Klapa. Perut kenyang, hati senang, senyum sumringah :)

Pak Rahman sudah menunggu kami di lobby Klapa ketika kami memutuskan untuk pulang kembali ke hotel Aston. Yaaa.. hari kedua ini benar-benar padat jadwalnya. Untungnya Ayrra gampang makannya, gampang tidurnya, dan ga cranky. Emang bepergian dengan toddler itu harus ikut jadwal toddlernya yaa.. Alhamdulillah Ayrra cukup kooperatif hari ini.

Perjalanan dari Klapa, Dreamland menuju Aston Benoa ga memakan waktu lama. Sampai di hotel sudah pukul 7 malam, kami juga sudah lelah, dan alhamdulillah sudah kenyang makan di Klapa. Tinggal istirahat dan menikmati indahnya malam dari balkon hotel Aston.

To be continued..




Selasa, 15 Mei 2012

Happy 2nd B'Day My Ayrra...

Tanggal 14 Mei kemarin, Ayrra tepat berusia 2 tahun.
Alhamdulillah.. Anak mama sekarang sudah besar yaaaa..
Memang aku jarang banget update setiap perkembangan Ayrra di blog ini, tapi yang pasti, di usianya yang ke-2 tahun ini, Ayrra sunggug-sungguh jadi anak gadis yang ceriwis.. hihihi.. Celotehannya benar2 udah banyak banget, perbendaharaan katanya banyak, bisa menolak, bisa juga jadi seperti beo.

Untuk menghitung, sudah bisa dari 1-10 dalam bahasa Indonesia dan Inggris sejak kira2 4 bulan lalu. Huruf juga sudah bisa A, B, C, K, O, M, P, A, S, R, karena keseringan baca Koran Kompas. Hihihi..

Untuk acara ultah 2 tahunnya Ayrra, aku ga membuat acara perayaan khusus seperti halnya saat Ayrra 1 tahun. Aku hanya memesan cake bentuk Karakter Teletubbies, karakter kartun yang memang sedang disukai Ayrra, serta mini cupcake Teletubbies juga untuk dibagikan teman-teman kantor serta tetangga kanan kiri saja.

Doa mama dan papa, semoga Ayrra panjang umur dan diberi kesehatan, bisa menjadi kakak yang bertanggung jawab, makin pintar, makin mandiri, dan bisa menjadi kebanggaan papa dan mama. Amin.

Di satu sisi, senang Ayrra makin besar, makin banyak kepintarannya. Di sisi lain, oooh bayiku kok cepat sekali kamu besar,,, mama masih pingin uyel2an sama Ayrra Nak.. hihihi..

Selamat Ulang Tahun Sayangnya Mama Papa..
You know we always love u..





Estimasi Biaya Melahirkan di RS Pondok Indah tahun 2012

Pagi ini aku baru saja kontrol ke RS Pondok Indah. Kali ini adalah kunjunganku ke - 9 di minggu ke 33 kehamilanku. Ga kerasa ya, udah 8 bulan aja baby #2 dalam kandungan.

Apa yang membuatku kontrol di hari kerja adalah karena semalam aku merasakan ketubanku rembes. Duuuh, takutnya ga terkira.. Takut terjadi apa2 dengan baby #2 akibat kekurangan cairan ketuban. Kalo sampe terjadi apa2, aku ga bisa maafin diriku sendiri.
Alhamdulillah, hasil kunjungan tadi menunjukkan ketubanku normal, klo memang terjadi rembes kemarin itu mungkin karena kelelahan. Yang penting banyak minum aja untuk menjaga volume air ketuban. OK, Siap Pak Dokter.

Sekalian update perkembangan baby #2 di minggu ke 33 ini. Beratnya sudah 2,1 kg, cukup untuk usia kehamilanku. Beratku sendiri sudah mencapai 72.30 kg, sudah naik 15 kg dari awal kehamilan. Tensi alhamdulillah normal di tekanan 110/80.

Selesai dari kontrol ke DSOG, aku mampir ke bagian informasi RSPI. Karena tinggal sebulan lagi persalinan, maka aku sekaligus menanyakan estimasi biaya persalinan di RSPI untuk tahun 2012.

Rinciannya adalah sbb untuk Persalinan Normal :



Dan untuk Persalinan Sectio :


Sekarang posisi baby #2 masih sungsang.. Jadi dokter sudah bilang utk siap2 opsi Sectio. Yaaak.. mari kita siapkan dananya... #pingsan#